
DEPOK, Revolusinews.com – Sebagai upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal pengelasan SMAW posisi Filet 2F, Bengkel Las Multi Karya Logam menyelenggarakan pelatihan juru las sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia yang dibekali dengan sertifikat pelatihan dan dibimbing oleh instruktur berpengalaman bertempat di lokasi bengkel Kp. Waru RT 002/RW 003 Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada tanggal 7 September 2026 sampai 7 Oktober 2026.

Pembukaan kegiatan pelatihan pengelasan ini dihadiri oleh Polsek Parung, Koramil Parung, Muspika Desa Waru, Pepabri Kabupaten Bogor dan PJKW 3 Jakarta.

Selaku penyelenggara, Dede Sufiandi mengatakan, pelatihan pengelasan ini diselenggarakan secara gratis untuk masyarakat yang keterbatasan biaya yang akan menjadi juru las dilatih belajar cara mengelas dan menggunakan gerinda dari nol.
“Dengan diadakannya pelatihan pengelasan ini harapan kami untuk membantu masyarakat agar anak bangsa bisa punya skil buat bekal hidup,” ucap Dede.


Dede mengungkapkan, bahwa pihaknya menyelenggarakan pelatihan juru las gratis agar juru las di tanah air tidak punah dan niat kami agar anak bangsa bisa membuka UMKM pengelasan bersaing di dunia kerja di manapun dengan modal skil yang dimiliki dan juga untuk menunjang keahlian yang dibutuhkan di setiap negara, karena menjadi juru las tidak mudah untuk bersaing dengan tenaga kerja dari negara luar.
“Kami ingin juru las ini yang sangat dibutuhkan di bidang konstruksi dan pabrikasi mempunyai sertifikat yang dibutuhkan di dunia industri. Maka kami tidak melihat mereka yang mengikuti pelatihan di tempat kami punya ijazah atau pun tidak. Oleh karena itu, kami wajib membekali mereka dengan kemampuan skil pengelasan, dan Alhamdulillah setelah kami adakan banyak juga yang mendukung. Terutama dari pihak Pepabri Kabupaten Bogor yang pertama mendukung,” ungkapnya.

Tak lupa, Dede mengucapkan terima kasih kepada Pepabri Bogor yang sudah mensupport bangku yang sekarang dipakai, karena kami hanya punya tempat dan meja alakadarnya. Inilah tujuan kami agar dapat juga perhatian dari pemerintah.
“Mari kita sama sama memberi kesempatan bagi anak bangsa yang mempunyai cita cita tapi keterbatasan masalah pendidikan dan materi,” tutupnya.






