Berkah Ramadhan Pengrajin Kue Nastar Di Banjiri Orderan

img 20240317 155733 11zon

LEBAK,Revolusinews.com – Di Bulan Suci Ramadhan tahun 2024 ini, salah seorang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) rumahan, pembuatan kue Nastar di wilayah Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak Provinsi Banten, mengaku sedang dibanjiri orderan, Minggu (17/3/2024).

Orderan sementara yang sudah masuk di hari ke 6 di Bulan Suci Ramadhan tahun ini bisa tembus sampai angka 876 toples kue yang di order dan diproduksi secara rumahan dengan melibatkan para pegawai ibu – ibu masyarakat setempat.

Neni pemilik UMKM yang berproduksi dirumahnya di Kampung Garung Desa Cihujan Kecamatan Cijaku Kabupaten Labak Provinsi Banten tersebut, kepada wartawan pada Minggu (17/03/2024),mengaku senang karena usaha kecil yang ditekuninya di setiap bulan suci ramadhan ini, Alhamdulilah untuk tahun ini orderannya memuaskan, dihari ke 6 di bulan Suci Ramadhan ini, orderan dari pelanggannya bisa tembus sampai angka 876 toples pesanan kue nastar yang sudah masuk dan sebagian sudah dikirim,” katanya.

Menurutnya, usahanya ini sudah ia tekuni selama 4 tahun dan untuk memiliki pelanggan sebanyak ini menurutnya tidak semudah membalikkan telapak tangan, membutuhkan kesabaran dan keuletan di setiap bulan Suci Ramadhan.

“ya Alhamdulillah pak untuk tahun ini di hari ke enam bulan suci ramadhan ini, mungkin suatu keberkahan ya, karena baru juga 6 hari kita berpuasa orderan sudah lumayan ramai dan mudah mudahan bisa tembus target sampai 1000 toples orderan. Tentu ini butuh perjuangan dan kerja keras juga pak, karena biasanya di setiap ramadhan sebelumnya saya paling bisa menjual kue Nastar ini sebanyak 100 sampai 200 toples saja. Tapi Alhamdulillah, untuk tahun ini orderan rame bahkan saya targetkan di akhir ramadhan mudah – mudahan bisa tembus sampai 1000 toples orderan yang keluar,” katanya.

Menurut neni para pelanggan yang membeli kuehnya ini hanya pelanggan lokal yaitu sekitaran wilayah Kecamatan Cijaku, Malingping dan Kecamatan Wanasalam, kue nastar tersebut biasa di jual dengan harga Rp. 25000/toples.

“Para pembelinya ini baru juga warga sekitaran saja, seperti warga kecamatan Cijaku, Malingping dan kecamatan Wanasalam, dengan adanya usaha ini juga pak selain saya memiliki penghasilan tambahan di bulan Suci Ramadhan, juga melibatkan para tetangga untuk membantu bekerja disini karena kalau kita kerjakan sendiri kewalahan juga pak,” katanya.

Neni berharap ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Lebak agar usahanya ini bisa terus berjalan bukan hanya di bulan Suci Ramadhan.

“ya kalau bisa produksi kue nastar ini bisa terus berjalan pak, bukan hanya di bulan suci ramadhan saja, saya berharap pemerintah Kabupaten Lebak bisa membantu dalam pemasarannya, karena kalau hari hari biasa paling kita menunggu satu atau dua orang saja yang pesan tidak bisa produksi sebanyak ini,” ucapnya. (Asep DM)

No More Posts Available.

No more pages to load.