LEBAK,Revolusinews.com – Puluhan massa dari Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (PP GERMALA-K) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banten, Selasa (12/8/2025).
Aksi ini digelar untuk memprotes dugaan maraknya pertambangan batu bara ilegal di Kecamatan Cihara dan Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Aktivitas tambang yang diduga beroperasi di kawasan Perum Perhutani itu dinilai telah menyebabkan kerusakan lahan, serta merusak ekosistem, memicu polusi udara, dan menyebabkan korban jiwa.
Ketua PP GERMALA-K, Heri Tuara, menilai lemahnya pengawasan dari pihak KPH Banten yang tidak tegas dalam penindakan malah terkesan pembiaran sehingga maraknya penambangan batubara ilegal di area Kawasan milik perhutani yang seharusnya menjadi area konservasi justru dibiarkan dirusak.

Saya bersama kawan-kawan dalam aksi ini Kita membawa empat tuntutan. Pertama, mencopot Kepala Administratur Perum Perhutani KPH Banten. Kedua, mencopot Asper Bayah. Ketiga, mencopot KRPH Bayah. Kempat, mencopot Polter Bayah. kata Heri, di lokasi aksi.
Lanjut Heri pun menegaskan, pihaknya akan terus mengawal persoalan ini serta menggelar aksi lanjutan di Kantor Graha Perhutani di Jakarta selatan, hingga praktik tambang-tambang ilegal ini di hentikan dan semua pihak yang terlibat agar segera di proses secara hukum.
Kami tidak akan tinggal diam ketika sumber daya alam dirusak secara ilegal dan masyarakat menjadi korban, baik secara lingkungan maupun keselamatan jiwa,” ujarnya.(Red)






