Keluhan Warga Sangiang Jaya tidak Ditanggapi Kadis PUPR Kota Tangerang

img 20240308 wa0002

TANGERANG, Revolusinews.com – Keluhan warga yang menuntut rasa keadilan terkait seorang pegawai harian lepas yang diberhentikan, pengajuan proyek paving blok, normalisasi kali dan ada tendanisasi dibantaran kali Sabi yang berlokasi di Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Tangerang, Banten.

Aduan dan keluhan disampaikan oleh masyarakat kepada awak media perihal pengajuan proyek paving blok di Kelurahan Gebang Raya, normalisasi dan ada tendanisasi dibantaran kali Sabi Kelurahan Sangiang Jaya serta ada pemberhentian seorang pegawai PUPR yang diduga dilakukan tidak sesuai prosedur.

img 20240308 wa0003

Sebelumnya pihak terkait tersebut sudah dikonfirmasi oleh awak media, namun seolah tidak di tanggapi, bahkan terkesan diabaikan oleh kepala dinas PUPR Kota Tangerang.

Awak media sudah beberapa kali konfirmasi, baik melalui WhatsApp maupun dengan mengirimkan surat, sepertinya tidak digubris alias tidak di anggap, padahal konfirmasi dengan tujuan baik terkait adanya keluhan dari masyarakat yang perlu disikapi dan di tindaklanjuti, seperti :

-Pengajuan proyek paving blok di RW 09 Kelurahan Gebang Raya yang sudah hampir setahun belum ada tanggapan.

-Keluhan masyarakat yang menuntut rasa keadilan terkait pengerjaan normalisasi kali Sabi di Perumahan Taman Cibodas RW 10 Kelurahan Sangiang Jaya yang sering kebanjiran.

-Keluhan dan permintaan keadilan dari seorang pegawai harian lepas yang diberhentikan oleh Dinas PUPR yang diduga tidak sesuai prosedur.

Bahkan ada tendanisasi dibantaran kali Sabi yang menambah persoalan bertambah pelik karena menghambat pekerjaan normalisasi kali pada saat dilakukan pengerukan.

Ditempat terpisah, anggota ormas Badak Banten, A Samsul mengatakan hal yang sama bahwa dirinya sudah lama menerima adanya keluhan warga.

 ” Terkait pengajuan proyek paving blok, normalisasi kali dan ada tendanisasi dibantaran kali Sabi memang sudah lama warga Kelurahan Sangiang Jaya mengeluhkan hal itu

Namun pihak-pihak yang terkait seperti tidak perduli dan patut di duga ada sesuatu hal yang tersembunyi dan perlu untuk di ungkap,” ujar Samsul

Disinilah keresahan yang disampaikan oleh masyarakat kepada awak media sebagai pihak yang di anggap bisa menjembatani antara masyarakat dengan dinas PUPR.

Sangat disesalkan, menunggu dan menunggu hingga berita ini ditayangkan, masih belum juga ada tanggapan dari pihak Kadis PUPR Kota Tangerang, ada apa dan kenapa itu sebuah pertanyaan yang perlu ada jawaban.