Kritik Banjir di Kota Tangerang dari Dewan TJ Menuai Pro Kontra

oleh -282 Dilihat
oleh
img 20250709 wa0031 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal (TJ) menyinggung kinerja Pemkot Tangerang yang belum bisa mengatasi masalah banjir setiap tahun. Kritikan tersebut menimbulkan pro dan kontra dari beberapa komponen masyarakat Kota Tangerang, diantaranya dari Ketua Umum Perkumpulan Perangkap, Andri Ferdinand, Ketua MCI Kota Tangerang, Asep Wawan Wibawan dan Wakil Ketua Forum Media Banten Ngahiji (FMBN) M. Soleh.

Andri Ferdinand mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh Tasril Jamal, cukup realistis, objektif dan tidak ada kepentingan politik. Menurutnya, kritikan tajam yang disampaikan dewan terkait kinerja Pemerintah Daerah Kota Tangerang yang dinilai belum bisa mengatasi masala banjir itu timbul dari keprihatinan, kekecewaan serta kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Tangerang yang setiap tahun dihantui masalah banjir.

“Kritikan yang disampaikannya  tegas, keras, realistis, objektif dan tidak ada kepentingan politik, pyur sebagai salah satu bentuk kepada masyarakat yang lebih banyak,” kata Andri Ferdinand Silaban yang selama ini rajin mensengketakan pelayanan informasi publik melalui KIB Banten, pada Rabu ( 9/7/2025 ).

“Meskipun  PKB Kota Tangerang  merupakan salah satu partai yang dengan tegas mendukung Walikota Tangerang, Sachrudin, namun disaat Kinerja  pemerintah daerah Kota Tangerang dinilai kurang baik, Tasril Jamal tidak merasa ada beban moral  mengkritisi bahkan mendesak  otoritas daerah agar lebih baik lagi dalam  menjalankan tugas dan kewajibannya,  salah satunya terkait masalah banjir. Yang penting, kita  mendapatkan solusi dalam mengatasi masalah banjir, bukan mencari siapa yang salah atau siapa yang benar, solusi tersebut diantaranya, masyarakat menjaga kebersihan drainase dari sampah, tersedia resapan air yang sangat memadai, pembangunan infrastruktur harus lebih memperhatikan dampak lingkungan, khususnya yang terkait dengan masalah banjir dan pemerintah harus berani mengalokasikan  APBD lebih besar untuk mengatasi masalah banjir, seperti yang disampaikan oleh dewan  TJ yang viral di beberapa media Online “, pungkas Andri Ferdinand Silaban.

Begitupun juga dengan yang sampaikan oleh Ketua MCI Kota Tangerang, Asep Wawan Wibawan,  merasa bersyukur karena di Kota Tangerang masih ada anggota dewan yang berani dan lantang mengkritisi kebijakan para pemangku kebijakan di Kota Tangerang.

“Saya sebagai masyarakat Kota Tangerang, sangat bersyukur karena masih ada anggota dewan yang berani vokal mengkritisi kinerja pemerintah daerah Kota Tangerang yang dinilai belum berhasil mengatasi masalah banjir. Untung saja masih ada anggota dewan yang berani vokal mengkritisi kinerja pemerintah daerah yang dinilai kurang baik. Coba kalau anggota dewan  semuanya diem, tidak bersuara dan berani mengkritisi kinerja  pemerintah daerah yang kurang baik,  proses pembangunan akan amburadul alias semakin terpuruk “, ujar Asep Wawan Wibawan yang juga selama ini rajin membuat artikel mengkritisi kinerja Pemerintah dan Dewan yang dinilai kurang baik, pada Rabu ( 9/7/2025 )

Menurut Asep, masyarakat harus lebih berani mendorong atau mendesak para anggota dewan agar lebih bersuara menyampaikan keluh kesah masyarakat  secara umum

“Kita harus  mendorong bahkan para anggota dewan agar lebih berani bersuara  mengkritisi kinerja pemangku kebijakan yang dinilai kurang baik. Kita harus mendesak para anggota dewan agar lebih berani bersuara  memperjuangkan keluh kesah atau aspirasi masyarakat, karena salah satu tugas , kewajiban dan tanggung jawab anggota dewan salah satunya seperti itu. Percuma saja jadi anggota dewan, kalau tidak berani bersuara mengkritisi dan  menyikapi kinerja pemerintah daerah yang kinerjanya kurang baik. Buat apa jadi anggota dewan kalau hanya bisa duduk  manis di kursi parlemen sambil menikmati pasilitas mewah yang diambil dari pajak masyarakat,” tutup Asep Wawan Wibawan.