Marooned Actor Society Sapu Bersih Penghargaan Bergengsi Ajang FTJU

oleh -9 Dilihat
oleh
img 20260813 wa0014

JAKARTA Revolusinews.com — Teater Marooned Actor Society kembali menorehkan prestasi gemilang dan menyapu bersih berbagai penghargaan bergengsi dalam ajang Festival Teater Jakarta Utara (FTJU) 2026 yang berlangsung di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Aki Tirem, Jalan Yos Sudarso No. 27–29, Tanjung Priok, dan puncak acara sekaligus malam penganugerahan digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB.

Kesuksesan ini mengulang kejayaan mereka pada FTJU 2025 lalu, di mana Marooned Actor Society sukses menyapu bersih penghargaan lewat naskah bertajuk “Akses Ditolak (403)”. Tahun ini, mereka kembali mendominasi panggung lewat naskah berjudul “SHIFT 4”, yang tidak hanya ditulis tetapi juga disutradarai langsung oleh Fadjar Sukma. Berkat gemilangnya penggarapan lakon tersebut, Fadjar Sukma turut dinobatkan sebagai Sutradara Terbaik, yang disambut dengan rasa bangga dan ucapan selamat penuh suka cita dari orang terdekatnya.

Keberhasilan penyelenggaraan festival ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Peran serta Suku Dinas Kebudayaan dinilai luar biasa dan patut diapresiasi atas kepedulian nyata mereka terhadap para insan teater, khususnya dalam menyediakan ruang yang luas bagi seniman muda untuk terus berkreativitas dan berkarya.

Pemerhati teater , Ardian S. Perkasa, atas keperdulian nya pada Teater sejak awal mengikuti jalan nya pementasan demi pementasan 10 group Teater yang lolos dalam kurasi,telah memprediksi pencapaian ini. Usai menyaksikan langsung aksi panggung mereka pada Selasa, 4 Agustus 2026, Ardian dengan tegas menyatakan optimismenya bahwa Marooned Actor Society akan kembali keluar sebagai juara dan memboyong berbagai penghargaan. Keyakinan tersebut terbukti nyata di malam penganugerahan, dan keputusan juri tidak boleh di ganggu gugat, dan Marooned Actor Societ memang layak jadi juara nya, ucap ardian s perkasa.

Meski demikian, Ardian S. Perkasa berpesan agar kelompok teater ini tidak lekas berpuas diri dengan capaian yang ada.

“Terus kembali ke laboratoriumnya, dalam evaluasi nya istiqomah nya dan sifat rendah hati nya. Agar itu semua tidak menjadi bias,” ujar Ardian, sosok yang dikenal sangat peduli dan memperhatikan para insan seni teater yang senantiasa belajar untuk menjadi yang terbaik.

Bagi Ardian, seni memegang filosofi yang mendalam: seni itu indah, seni itu jiwa, dan seni itu kejujuran.

Sebagai bentuk apresiasi dan kecintaannya pada dunia teater, Ardian S. Perkasa turut mempersembahkan sebuah karya sastra puisi khusus untuk para seniman teater:

Dialah yang Bernama SENI

Di atas hamparan sunyi yang membentang,
Karya terukir bukan sekadar bayang.
Ia adalah napas yang tak bertepi,
Menolak tunduk pada kematian hari.

Seni itu takkan pernah mati,
Ia akan selalu tumbuh, hidup, dan berkembang,
Jauh ketika dibangun dengan kejujuran hati,
Ketulusan, dan sikap rendah hati.

Sebab ia lahir dari relung yang suci,
Menembus batas, merajut jemari semesta.
Karena seni itu mulia,
Seni itu bahasa hati.

Sukses dan jaya selalu untuk Marooned Actor Society! Ditunggu karya dan pertunjukan selanjutnya.