Perencanaan dan Operasi Strategis Intelijen Mossad

oleh -344 Dilihat
oleh
img 20250813 wa0021

DEPOK, Revolusinews.com– Pusdiklat Prawita Genppari menyelenggarakan pelatihan selama 1 hari untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait perencanaan dan operasi intelijen mossad, baik di masa damai maupun masa konflik/perang.

Kepada RevolusiNews.com (RNews), Rabu (13/8/2025) Pimpinan Pusdiklat Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, bahwa intelijen mossad sering diilustrasikan bagai kekuatan intelijen yang hebat. Propaganda ini terus dinarasikan sehingga di alam bawah sadar masyarakat dunia tertanam satu pola dan model kehebatan tersebut. Apa iya ? Sementara itu, literasi dari open source juga sangat terbatas.

“Dalam pelatihan 1 hari ini, Perencanaan dan Operasi intelijen Mossad akan dikupas tuntas. Badan intelijen luar negeri Israel yang dikenal dengan perencanaan yang sangat detail, strategis, dan berlapis akan dihelaskan secara rinci. Meskipun banyak aspek dari operasi mereka bersifat rahasia, ada beberapa prinsip umum yang dapat dipelajari dari berbagai sumber kredibel,” ujar Dede.

Dede merincikan, dalam pelatihan tersebut subjek pembahasannya yaitu:

1. Identifikasi Tujuan Strategis
2. Jenis target: individu, organisasi, fasilitas, atau teknologi.
3. Tujuan akhir: pembunuhan (targeted killing), penculikan, sabotase, pengawasan, perekrutan agen, atau pengumpulan intelijen.
4. ContohKasus : Operasi Entebbe (1976) yang  bertujuan menyelamatkan sandera Israel di Uganda.
5. Intelijen Awal (Preliminary Intelligence)
6. Pengumpulan data awal: menggunakan HUMINT (Human Intelligence), SIGINT (Signal Intelligence), IMINT (Image Intelligence).
7. Sumber: agen di lapangan, informan lokal, data satelit, penyadapan.
8. Pemetaan target: kebiasaan, jaringan sosial, lokasi, pengamanan, titik lemah.
9. Teknik perekrutan  orang-orang lokal untuk masuk ke jaringan target.
10. Perencanaan Operasional: Opsi dan skenario: merancang beberapa rencana untuk berbagai kemungkinan
11. Tim Operasi: Operatif utama, Dukungan logistik, Pengawas misi dan Backup / tim evakuasi
12. Keamanan & Penyamaran
13. Dokumen palsu: paspor, SIM, identitas dari negara ketiga (biasanya Eropa).
14. Cakupan peran: agen menyamar sebagai turis, pebisnis, diplomat, atau NGO.
15. Operasi lapis ganda: memecah informasi sehingga setiap agen hanya tahu bagian kecil.
16. Eksekusi Operasi : kecepatan, presisi, dan minim jejak.
17. Penggunaan alat canggih: senjata kecil tersembunyi, racun, alat komunikasi aman.
18. Evakuasi & Penghapusan Jejak
19. Perancangan jalur kabur sebelum operasi dimulai.
20. Penghancuran bukti fisik: senjata dibuang, mobil dibakar, alat komunikasi dihancurkan.
21. Agen kembali ke negara ketiga untuk transit
22. Evaluasi dan Penilaian
23. Debriefing semua anggota tim : Analisis keberhasilan atau kegagalan.
24. Penyesuaian untuk misi di masa depan.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi :
– Pak Tata : 0815 7897 7777
– Ibu Ines : 0813 2498 5928
– Pak Anan : 0822 1982 1388