Selain Pembinaan, Lapas Ciangir Jadi Tempat Agrowisata dan Sarana Edukasi

oleh -392 Dilihat
oleh
img 20241203 wa0001 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ciangir di Jalan Raya Ciangir Nomor 86, Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten dengan luas area 30 hektar selain tempat asimilasi warga binaan juga menjadi lokasi agrowisata dan sarana edukasi masyarakat.

Perwakilan Jurnalis dari Forum Media Banten Ngahiji (Bersatu) pada Senin (2/12/2024) melakukan silaturahmi ke Lapas Ciangir Kecamatan Legok yang disambut baik dan hangat oleh Soesitanto Poedji Djatmiko selaku pejabat Kepala Lapas Terbuka Kelas II-B Ciangir dan para staff jajaranya.

Tanto (Soesitanto Poedji Djatmiko) kepada Jurnalis Forum Media Banten Ngahiji mengatakan, profil Lapas Ciangir selain tempat asimilasi yaitu program pembinaan untuk mempersiapkan narapidana kembali ke masyarakat juga menjadi lokasi agrowisata dan sarana edukasi.

“Hal ini sebagai bagian dari implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak  Agus Andrianto khususnya selaras dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan, sesuai arahan kebijakan Bapak Presiden  Prabowo Subianto program prioritasnya kedepan yaitu swasembada pangan,” ungkapnya

Dalam mengoptimalisasi lahan lapas binaan yang cukup luas pihaknya bersama semua bekerja bersama-sama para pegawai Lapas turut serta dalam kegiatan ini dengan semangat dan antusiasme tinggi. Berpartisipasi dalam kegiatan pertanian seperti padi, jagung, buah buahan, sayur mayur dll,  ada juga  peternakan,  seperti ada hewan potong sapi lokal,  sapi limousin, domba, Ayam, telur ayam, bebek hingga maggot serta juga peternakan ikan mujair, nila, lele, Gurame, dan di dukung juga dengan ada sarana dan prasarana penunjang.

“Waktu panen pun, dilakukan secara gotong-royong di area kebun yang telah dikelola dengan baik. Hasil panen dimanfaatkan secara optimal, dibagikan kepada seluruh pegawai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, sementara sebagian lainnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas ciangir kabupaten Tangerang. Hal ini bertujuan untuk mendukung atau bisa membantu ketersediaan bahan makanan bagi para warga binaan Lapas ciangir kabupaten Tangerang, dan juga membantu warga sekitarnya,” katanya.

Tanto ( KA Lapas terbuka Ciangir ) juga menjelaskan dan menunjukan langsung  dalam upaya menekan biaya pakan ternak pun sudah di program kan yaitu dari hasil pertanian seperti  rumput ternak, jagung dll yang mendukung pakan ternak, hingga kotoran ternak maupun dari sampah organik dari pertanian bisa langsung dimanfaatkan menjadi pupuk  kembali.

Lapas Terbuka Ciangir pihaknya bisa melatih dan memulihkan kepercayaan masyarakat kepada para warga binaan. Jadi, ketika keluar dari lokasi pembinaan, mereka tidak dikucilkan. Selain berkerja sama dengan dinas pertanian ada juga berkolaborasi dengan pihak swasta yang telah mendukung program ketahanan pangan di Lapas Terbuka Ciangir ini.

“Adapun harapan kedepan selain membuka Sinergi serta dukungan dari pihak manapun baik instansi lain, pihak swasta dan khususnya dari insan media untuk membantu mempublikasikan kegiatan serta program Lapas Ciangir ini,” tutupnya.