Viral” Menu MBG Tercemar, SPPG Serdadi Bagaimana Yayasan Bela Beli Bolang

oleh -220 Dilihat
img 20260430 wa0038 (1)

PEMALANG, Revoludinews.com – Insiden temuan hewan berupa belatung dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri Comal, Kabupaten Pemalang, menjadi sorotan publik setelah video dan informasi kejadian tersebut viral di media sosial, Rabu (29/4/2026).

Peristiwa itu terjadi pada paket makanan (ompreng) berisi sayur kecap telur puyuh dan bakso yang didistribusikan oleh SPPG 004 Serdadi, Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal. Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang siswi saat hendak menyantap makanan bersama teman-temannya di kelas.

Pihak sekolah melalui humas menjelaskan bahwa siswi yang menemukan kejadian itu segera melapor kepada guru. Makanan yang diduga terkontaminasi kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti tanpa menimbulkan kepanikan di lingkungan kelas.

“Benar, ada laporan dari siswa terkait menu yang terdapat hewan. Namun situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan kegaduhan karena langsung ditangani,” ujar perwakilan humas sekolah saat ditemui wartawan, Kamis (30/4/2026).

Pada hari berikutnya, petugas Asisten Lapangan (Aslap) dari SPPG Serdadi mendatangi sekolah untuk melakukan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Kedatangan mereka diterima di ruang humas sekolah.

Petugas Aslap mengakui adanya kelalaian dalam penyajian menu makanan tersebut. “Ya, benar kejadian itu terjadi. Kami datang untuk meminta maaf kepada pihak sekolah dan memastikan ke depan akan dilakukan evaluasi agar tidak terulang,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Aslap menyatakan akan melakukan peninjauan ulang terhadap proses produksi, pengemasan, hingga distribusi makanan.

Evaluasi tersebut mencakup penguatan standar operasional prosedur (SOP) dan pengawasan kualitas bahan makanan.
Di sisi lain, insiden ini juga memunculkan pertanyaan publik terkait peran lembaga yang menaungi pelaksanaan program tersebut. “Ada apa, serta bagaimana tanggung jawab Yayasan Bela-beli Bolang dengan insiden SPPG ini?” menjadi sorotan yang mengemuka di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yayasan terkait langkah evaluasi maupun tanggung jawab atas kejadian tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.