Viral! Warga Pemalang Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP SMK Al Falah Moga

oleh -17 Dilihat
img 20261010 wa0007 11zon

PEMALANG, RevolusiNews.com — Seorang warga Kabupaten Pemalang berinisial MSA (55) melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di SMK Al Falah Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Kamis, 8 Oktober 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan mal administrasi pada pengelolaan anggaran sekolah tahun 2020–2025.

Berdasarkan dokumen tanda terima yang diperlihatkan, laporan tersebut memuat permintaan agar aparat penegak hukum menelusuri pengelolaan dana BOSP selama enam tahun anggaran. Nilai keseluruhan anggaran yang tercantum dalam dokumen tersebut mencapai sekitar Rp15,82 miliar.

Dalam rincian yang tercantum, anggaran tahun 2020 sebesar Rp2,29 miliar, tahun 2021 sekitar Rp2,40 miliar, dan tahun 2022 sekitar Rp2,48 miliar. Selanjutnya, anggaran tahun 2023 tercatat sekitar Rp2,67 miliar, tahun 2024 sekitar Rp2,83 miliar, serta tahun 2025 sekitar Rp3,13 miliar.

MSA meminta agar aparat penegak hukum memeriksa proses perencanaan, pencairan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban dana tersebut. Pemeriksaan diharapkan dapat memastikan apakah realisasi anggaran sesuai dengan laporan administrasi dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Selain itu, transparansi penggunaan dana pendidikan menjadi salah satu hal yang disorot dalam laporan tersebut. Penelusuran terhadap dokumen pertanggungjawaban, bukti pengeluaran, serta kesesuaian penggunaan anggaran dinilai penting untuk memberikan kejelasan mengenai pengelolaan dana publik.

Meski demikian, laporan yang telah diterima kejaksaan tidak serta-merta membuktikan adanya tindak pidana. Dugaan penyimpangan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait serta pendalaman oleh aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi yang dapat dikonfirmasi mengenai perkembangan maupun status penanganan laporan tersebut dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Pihak SMK Al Falah Moga juga belum memberikan keterangan yang dapat dimuat dalam pemberitaan ini.

MSA berharap laporan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan transparan. Ia menginginkan agar pengelolaan anggaran pendidikan diperiksa secara menyeluruh sehingga penggunaan dana yang bersumber dari keuangan negara dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan.

RevolusiNews.com akan berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak sekolah maupun dinas terkait guna memperoleh keterangan berimbang. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai terdapat hasil pemeriksaan atau keputusan resmi dari pihak berwenang.