WBP Lapas Narkotika Klas IIA Pematangsiantar Melaksanakan Sholat Tarawih Berjamaah

img 20240320 wa0027

SIMALUNGUN, Revolusinews.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berada di Lapas Narkotika Klas IIA Pematangsiantar mengadakan sholat tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah yang berada di area lapas.

Sholat tarawih di Lapas Narkotika Pematangsiantar dilaksanakan tiap hari mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Dalam pelaksanaannya, WBP mendapat bagian secara bergilir untuk melaksanakan sholat Tarawih.

img 20240320 wa0026 1

Setelah sholat tarawih berjamaah di lanjutkan dengan ceramah Ustad Ahmad Syafii dari Rohaniawan Pematang Raya untuk pencerahan dan tambahan ilmu pada WBP agar mampu memperbaiki diri dalam menjalankan perintah dan menjauhi dari segala laranganNya.

” Di bulan suci Ramadhan ini khususnya umat muslim kita berlomba lomba dalam kebaikan, menjalankan ibadah puasa, sholat tarawih berjamaah, taddarus (membaca Al-quran), menjalankan sunnah sunnah lainnya untuk mencari ridho Allah SWT.

img 20240320 wa0025

Ilmu agama itu penting, karena sejatinya seorang hamba jika kita benar-benar mengimani agamanya akan takut dan menghindar dari segala perbuatan yang akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucap Ustad Ahmad Syafii dalam ceramahnya.

Sementara di tempat terpisah, Kalapas Robinson Perangin Angin Pematangsiantar lebih lengkap menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tiap harinya terdapat 5 kamar yang dapat melaksankan sholat tarawih berjamaah.

” Dalam pelaksanaan di atur tiap harinya terdapat 5 kamar yang dapat melaksankan sholat tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah yang juga diawasi ketat oleh Petugas pengamanan dengan ditambah 3 petugas staf dan 1 orang Perwira Piket.

Bagi WBP yang belum masuk dalam giliran, mereka dapat melakukan sholat tarawihnya di dalam kamar masing masing hingga tiba waktunya mereka mendapatkan giliran sholat tarawih berjamaah di masjid nantinya.

Diadakan jadwal Solat Tarawih secara bergiliran dikarenakan lapas senantiasa siap untuk memenuhi Hak Hak Narapidana untuk melaksanakan ibadah dan juga tanpa mengesampingkan Keamanan dan Ketertiban dalam pelaksanannya.

Diharapkan dengan adanya momentum ibadah di bulan suci Ramadhan ini WBP dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta mampu untuk membiasakan diri berbuat baik saat di dalam ramadhan ini berlaku untuk seterusnya nanti,” jelas Kalapas mengakhiri