CILACAP, Revolusinews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap melanjutkan tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) tahun 2025 dengan menggelar Uji Gagasan Tertulis (UGT) yang dibuka dengan Pengarahan dan Pembekalan oleh Bupati Cilacap di SMP Negeri 2 Cilacap pada Senin (3/11/2025).
Sebanyak 55 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabuopaten Cilacap tercatat mengikuti UGT untuk mengisi 9 jabatan strategis yang kosong hingga tahun 2026. Sembilan jabatan tersebut meliputi jabatan Kepala BPKAD, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinkes KB, Kepala Disnakerin, Kepala Diskominfo, Kepala Disporapar, Kepala Dispermades, Kepala DPKUKM, dan Kepala Satpol PP.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, yang juga Ketua merangkap anggota Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama Tahun 2025, menyampaikan laporan pelaksanaan. Ia menerangkat bahwa Uji Gagasan Tertulis ini merupakan salah satu tahapan seleksi.
“Sebelum UGT, para peserta telah melalui seleksi administrasi dan Uji Kompetensi/Assessment yang digelar pada 27-30 Oktober 2025 di Megaland Hotel Solo. UGT hari ini dilaksanakan secara close book dan off internet untuk penulisan makalah. Jadi tidak boleh membawa buku, membuka buku, dan tidak boleh menggunakan internet,” ujar Sadmoko.
Sekda merinci, 55 peserta UGT terdiri dari, formasi BPKAD 5 peserta, BAPPEDA 5 peserta, Dinkes KB 9 peserta, Disnakerin 8 peserta, Diskominfo 5 peserta, Disporapar 8 peserta, Dispermades 6 peserta, DPKUKM 4 peserta dan Satpol PP 5 peserta
“Seluruh peserta diharapkan nanti bisa menunjukkan performa terbaiknya mengeluarkan ide dan gagasan terkait dengan kebijakan yang strategis, inovasi dan solusi dalam rangka mewujudkan Cilacap Bercahaya Maju Besar, berbudaya, sejahtera, adil dan Makmur,” tegas Sadmoko.
Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menekankan bahwa seleksi terbuka ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis merit.
“Pelaksanaan seleksi terbuka ini berlandaskan pada beberapa prinsip penting, di antaranya menjunjung tinggi asas merit, mengedepankan kompetisi yang adil dan terbuka, serta menjaga standar tinggi dalam integritas, perilaku, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat dan juga memberikan ruang bagi ASN untuk mengembangkan karier dan kompetensi, serta melindungi mereka dari pengaruh politis yang tidak tepat,” jelas Mas Syamsul.
Bupati Cilacap juga menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan dan mengantisipasi kekosongan hingga tahun 2026. Mas Syamsul juga menjamin objektivitas proses seleksi melalui Panitia Seleksi (Pansel) yang independent dan terdiri dari unsur internal pemerintah daerah, unsur pemerintah provinsi (Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah), serta unsur akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman.
Bupati Syamsul berpesan kepada seluruh peserta untuk menunjukkan performa terbaik selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
“Bertandinglah dengan jujur, sportif, dan profesional. Jangan khawatir, seluruh pelaksanaan kegiatan ini tidak dipungut biaya apapun, dan hasil akhirnya akan sepenuhnya ditentukan oleh kompetensi serta integritas masing-masing peserta,” pesannya.
Tahapan seleksi akan ditutup dengan Paparan dan Wawancara yang akan dilaksanakan pada pertengahan November 2025.
Sebagai informasi, Pansel JPT Pratama Tahun 2025 terdiri dari
Ketua
Sadmoko Danardono, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap
Anggota
A.P. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si., Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah
Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si., Profesor Bidang Administrasi Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
Dr. Mite Setiansah, S.IP., M.Si., Guru Besar Bidang Media dan Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
Drs. Budi Santosa, M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Cilacap.










