SERANG, Revolusinews.com – Egi salah warga Kp Pabuaran 1 mengeluhkan jika ada hujan turun banyak rumah yang terendam air hujan, sudah 10 tahun siring air di tutup oleh pemilikya, imbasnya jika ada hujan turun airnya menggenang banjir di pemukiman warga Kp Pabuaran 1 RT 09 RW 02 Desa Malanggah Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Banten. Sabtu, (13/5/2023).
Kami sudah beberapa kali melaporkan dan mengadukan kepada aparatur Desa Malanggah tentang hal ini, namun sampai sekarang tidak ada upaya dan penyelesaian, rumah kami masih tetap kebanjiran di setiap ada hujan, “keluh Egi.
Warga yang terkena dampak genangan banjir mengharapkan agar aparatur desa peduli untuk membantu mengatasi adanya genangan air jika turun hujan atau berikan solusi untuk siring air yang di tutup, kalau seperti ini terus dan tidak ada tindakan dari pihak APH setempat maka akan selamanya kami tergenang air.
Ketika awak media datang kelokasi ternyata benar adanya bahwa rumah-rumah warga di Kampung Pabuaran 1 RT 09 RW 02 Desa Malanggah terendam karena tidak adanya saluran pembuangan, bahkan yang ada saluran airnya ditutup oleh si pemilik.
Agus Sardi selaku wakil ketua PPBNI DPAC Tunjung Teja angkat bicara, “sangat di sayangkan dengan kejadian ini, “ko bisa warga mengeluh selama 10 tahun, pemerintahan desanya ga ada respon dan ga ada tanggapan sama sekali, “ujarnya
Selain itu, masyarakat Kp Pabuaran 1 ketika mengeluh dan mengadukan kepada pemerintaan desa setempat, terkait adanya dugaan penutupan saluran air yang bisa menyebabkan banjir jika hujan. Kejadian ini sudah berjalan selama 10 tahun tidak di tanggapi oleh pihak desa, “ada apa ini, padahal lokasi tersebut dekat dengan kantor Desa Malanggah, “Tutur Sardi keheranan.












