Akibat Tidak Waspada dan Hati-Hati Saat Berenang, 2 Pengunjung Wisata Meninggal Terseret Arus

oleh -981 Dilihat
img 20231012 222857

Caption: Ketua Balawista Kabupaten Lebak Tengah Berdo’a untuk 2 Korban yang Meninggal Dunia

LEBAK,Revolusinews.com – Akibat tidak hati-hati dan waspada, pengunjung Wisata Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, hanyut terseret arus, 2 (dua) orang meninggal dunia, Kamis (12/10/2023).

Menurut keterangan saksi Fajar (24 thn, teman korban-red), pada Hari Kamis (12/10/2023) sekira pukul 11.30 Wib, Ia bersama 5 (lima) orang temannya yaitu Mojat (20thn) warga Depok, Budi (23thn) Warga Gang asem Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Kabupaten Jakarta Selatan. Alvi (21thn) Warga Jl. Kemang 9 Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Rehan Muhamad Fauzan (23thn) Warga Jln. Sawo No 79 RT 004/001 Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI dan Muhamad Faqih (20thn), Alamat Jln Sawo No 79 RT 004/001 Kel Cipedak Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan Provinsi DKI berenang di pantai.

Pada saat berenang tersebut, Fajar sempat mengingatkan kepada temannya agar berenang tidak terlalu ketengah, karena ombaknya besar, tapi tidak di hiraukan, dan tiba-tiba ombak besar menghantam dan menggulung mereka.

“Kami sebanyak 6 (orang) berenang di pantai Ciantir Sawarna, dan saya mengingatkan ke teman-teman berenangnya jangan terlalu tengah karena ombaknya besar. Namun teman saya Mojat, Budi, Alvi, Rehan Muhamad Fauzan dan Muhamad Faqih tetap berenang ke tengah. Tiba-tiba ombak besar menghantam kami yang sedang berenang kemudian ke 5 (lima) teman saya tergulung ombak dan tenggelam. Kemudian saya berenang ke pinggir pantai untuk meminta bantuan kepada warga sekitar yang berada di pantai, dan ada warga yang berhasil menyelamatkan ke 5 (lima) teman saya tersebut, namun kondisi 2 (dua) orang teman saya Rehan Muhamad Fauzan dan Fakih meninggal dunia,” beber Fajar.

Senada yang disampaikan Ketua Balawista Lebak A.M Erwin Komara Sukma dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan menjelaskan, bahwa 14 orang rombongan wisatawan asal Depok pada pukul 11.40 Wib datang ke Pantai Ciantir untuk melakukan aktivitas berenang sebelum pulang atau check out dari penginapan, mereka main dulu dan berenang di pantai.

Tanpa disadari, mereka berenang di area arus yang sangat berbahaya. Tiba-tiba 3 (tiga) orang terbawa arus yang kemudian secara spontan 3 orang dari temannya mencoba untuk menyelamatkan yang terseret arus tersebut, namun akhirnya mereka juga ikut terbawa arus, yaitu; Muhamad Faqih (20thn), Raihan Muhamad Fauzan (23thn), Budi (23tjn), Mojat (20thn) dan Alvi (21thn).

Dengan adanya kejadian tersebut, petugas Life guard langsung bergegas ke TKP untuk melalukan penyelamatan dan semuanya dapat di evakuasi ke pinggir pantai, dengan kondisi korban ada yang mengalami kritis dan yang 2 orang meninggal dunia.

“Kemudian team life guard melakukan CPR dan 2 orang bisa siuman dengan kondisi lemas langsung di tindak lanjut ke rumah sakit, namun 2 orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu atas nama Fakih dan Raihan. Jasad korban langsung di urus di tempat, yang selanjutnya akan di antar ke rumah duka,” terang Ketua Balawista Lebak A.M Erwin Komara Sukma.

Di tempat terpisah, saat di konfirmasi, Ka SPK Polsek Bayah Polres Lebak Bripka Agus Sopyan kepada wartawan menuturkan, bahwa setelah menerima laporan warga, tentang adanya kejadian laka laut di Pantai Sawarna tersebut, anggota Polsek Bayah Polres Lebak langsung mendatangi TKP, berkordinasi dengan pihak TNI , Pemdes, Balawista, Basarnas, dan nelayan setempat untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban, terangnya.(red)