Aksi Damai Unjuk Rasa HMI di DPRD Kabupaten Sukabumi Berakhir Dengan Audiensi

oleh -21 Dilihat
1000033579 11zon

SUKABUMI. Revolusinews.com- HMI Cabang Sukabumi gelar Aksi unjuk  di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi berakhir dengan sebuah dialog terbuka yang berlangsung hangat, kondusif, dan penuh semangat demokrasi, diKomplek Perkantoran Jajaway, Jl. Sudirman No. 40, Pelabuhan ratu, Senin (13/7/2026)

‎Aksi dipimpin korlap Sdr. Ade Roni Ronaldo dengan massa sekitar 70 orang, Pengamanan dilakukan Polres Sukabumi dan Satpol PP, Kodim serta, Dinas Perhubungan

‎Kegiatan dihadiri oleh Kompol Aah Hermawan, SE, MH – Kabag Ops Polres Sukabumi. lBpk. Adang Hidayat – Kabid Trantib Humas Satpol PP Kab. Sukabumi. ‎Hj. Devi – Kasi Penanganan Konflik Kesbangpol Kab. Sukabumi‎H. Firman – Kabag Fasilitas Sekwan DPRD Kab. Sukabumi

‎“DPRD Kabupaten Sukabumi diminta  memahami kondisi, bukan hanya ikut instruksi pusat. Kenaikan BBM mendadak tidak mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ade Roni Ronaldo Korlap Aksi

‎Dalam aksinya massa menyampaikan Tuntutannya antara lain; Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelemahan nilai tukar Rupiah   terhadap Dolar AS dan kenaikan harga BBM Non-subsidi. Desakan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset. Penolakan substansi UU Kepolisian Negara RI. Penghentian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)

‎Begitu halnya Wakil Koordinator Aksi, Sdr. Asep Sugianto dalam orasinya menyoroti kebijakan pusat yang dinilai tidak pro rakyat.

‎Ia menegaskan RUU Perampasan Aset sangat penting untuk menjaga stabilitas dan memaksimalkan anggaran negara.

‎“Soal MBG dan KDMP, meski APBN naik 10% dan belanja negara naik 31%, perlu evaluasi pengelolaan. Jangan sampai tidak tepat sasaran. Pembangunan KDMP banyak di pemukiman atau lahan HGU, supplier-nya perusahaan, bukan masyarakat,” katanya.

‎Sementara itu, Budi Azhar Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mengatakan, insyaallah kami akan terima aspirasi kawan-kawan dari HMI dan akan disampaikan ke pemerintah pusat,” ucapnya

‎Aksi damai HMI ini menjadi tauladan dalam menjaga kondusivitas dan semangat demokrasi yang sehat, mengedepankan dialog.

No More Posts Available.

No more pages to load.