Berpikir Kreatif dan Legalitas, Membangun UMKM yang Mandiri dan Berdaya Saing

oleh -10 Dilihat
oleh
img 20260810 wa0018 11zon

BOGOR, Revolusinews.com – Salah satu cara untuk menjadikan UMKM naik kelas antara lain kreatif berpikir, aksi nyata dan legalitas usaha, hal tersebut disampaikan pada acara saresehan pemberdayaan UMKM bertempat di Cafe Kadung Sayang, Teras Wangun Babakan Madang Sentul Bogor pada hari Minggu (09/08/2026).

Acara ini dipandu  secara apik dan ceria oleh MC Maiza Simbolon dan dihadiri oleh para pelaku usaha dari wilayah Babakan Madang dengan materi antara lain :
1. Kreatif berpikir dan aksi nyata disampaikan oleh Mulyadi JP praktisi inovation and  creatif thinking, produser sekaligus CEO JP Pictures
2. Legalitas Sertifikat Halal  dan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dijelaskan oleh Ratu Azizah  selaku Humas HCMA.
3. Tugas dan Tanggung jawab P3H dipaparkan oleh Hermawan team dari Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA).

Ratu Azizah sebagai seorang tiktoker juga praktisi dan pemerhati UMKM kreatif, memaparkan antara lain : legalitas produk halal melalui proses sertifikat halal,  bagaimana menjadi Pendamping Proses Produk Halal Mathla’ul Anwar (P3HMA) dan membangun jejaring UMKM.

“Kami akan membimbing semua  P3HMA yang  benar benar serius dan memiliki komitment untuk terus berkolaborasi dengan HCMA Pusat, yang tentunya kedepan bisa bekerjasama dengan pemerintah setempat baik pihak Kelurahan, Kecamatan maupun Kedinasan,” tegasnya.

Kemudian Hermawan menjelaskan tehnis menjadi  P3HMA, tugas dan tanggung jawab  serta membangun sinergi dan kolaborasi dengan HCMA Pusat.

Sementara itu Mulyadi JP yang pernah meraih penghargaan festival Asian Awward Hongkong 2024 dalam film Bangsal Isolasi, juga sebagai pemerhati UMKM Kreatif, menjelaskan beberapa aspek antara lain ; strategi berpikir kreatif dan inovasi untuk value produk, maksimalkan teknologi untuk mengembangkan dan mengelola UMKM, peluang dan tren bisnis UMKM di era digital, jejaring dan kolaborasi serta orientasi kepada custumer satisfaction agar UMKM tetap tangguh.

“Dalam era digitalisasi  UMKM mau tidak mau kita harus berpikir kreatif, memaksimalkan media digital serta aksi nyata agar usaha  yang dibangun, menjadi UMKM mandiri dan berdaya saing,” closing statemen dari Mulyadi JP.