Dede Farhan Aulawi Jelaskan Peran Perempuan Wujudkan Pemilu Damai

oleh -1055 Dilihat
oleh
img 20231024 wa0001

BANDUNG, Revolusinews.com – Pakar Politik Dede Farhan Aulawi menjelaskan peran perempuan dalam mewujudkan pemilu damai saat menjadi narasumber dalam kegiatan pendidikan politik bagi perempuan dengan tema “Peran Perempuan Dalam Menyongsong Sukses Pemilu Damai 2024” di Bandung pada Minggu (22/10/2023).

Kegiatan diprakarsai oleh Kesbangpol Kota Bandung bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KP2I) yang dibuka oleh PJ Walikota Bandung dan dihadiri oleh Ketua DPRD, Ketua KPU Kota Bandung, Kepala Kesbangpol, para anggota legislatif yang saat ini duduk di DPRD Kota Bandung, para caleg perempuan sekitar 250 orang dari semua partai yang ada di Kota Bandung.

Pada kesempatan ini diuraikan peran strategis perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan politik yang edukatif, antisipatif, kontributif, inovatif dan kreatif. Pandangan dan visi pergerakan politik perempuan bisa berperan dalam membangun cara pandang dan perilaku politik yang bertanggung jawab dan penuh keteladanan.

“Dalam kontestasi politik pada dasarnya setiap warga negara memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk memilih dan dipilih. Tidak ada perbedaan kesempatan hanya karena alasan gender. Tinggal masing-masing individu apakah memiliki minat atau keinginan untuk menjadi kandidat atau tidak,” ungkap Dede.

Penataan relasi sosial yang mencerahkan dan mendewasakan bisa mencegah serta meluruskan bila terjadi disinformasi dan misinformasi, sehingga terbangun nuansa politik yang penuh persahabatan dan persaudaraan. Perbedaan pandangan politik hakikatnya sesuatu yang wajar dari sebuah kontestasi yang konstitusional, tetapi tetap mencermati keadaan lingkungan dari kemungkinan munculnya potensi kerawanan maupun potensi konflik.

Lanjut dikatakannya, melalui koordinasi dan silaturahmi yang terbangun dalam kegiatan seperti ini, maka cegah dini dan diteksi dini bisa berjalan lebih efektif. Mulai dari lingkungan rumah, kantor dan lingkungan yang lebih luas, perempuan bisa bersuara dan turut menentukan rel perjalanan sejarah bangsa dengan lebih nyata.

“Melihat semangat dan antusias semua peserta, ma bisa disimpulkan bahwa perempuan Indonesia, siap berbakti untuk negeri,” tutup Dede.

No More Posts Available.

No more pages to load.