Diduga Proyek Siluman, TPT di Desa Pasir Buyut Dikerjakan Asal Asalan

oleh -1081 Dilihat

SERANG, Revolusinews.com — Pengerjaan tembok penahan tanah (TPT) diduga proyek siluman, pasalnya proyek tersebut pengerjaannya terkesan asal-asalan di kampung Pasir Buyut, Desa Pasir Buyut perbatasan jalan Desa Cidahu, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Rabu, (31/5/2023).

Di lokasi proyek, tidak ditemukan papan informasi publik (PIP), yang merupakan sumber informasi kepada publik bahwa di daerah tersebut sedang ada kegiatan pembangunan.

Ketika ditemui, salah seorang pekerja mengatakan bahwa, “PIP sedang dalam proses cetak ulang karena ada kesalahan dalam pencetakan ukuran, ” ujarnya
Cetak yang pertama, sudah dipasang tiga minggu yang lalu, namun 3 hari kemarin baru tahu ada kesalahan, makanya dicopot,” ucapnya berdalih. Rabu (31/5/2023).

“Kegiatan ini terkait Ketahanan pangan, soal anggarannya saya tidak tahu, langsung tanya ke TPK nya pak Halil saja, ” imbuhnya.

TPK yang disebut pak Halil dikonfirmasi oleh awak media dengan mendatangi Kantor Desa Pasir Buyut dan rumahnya, namun yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

Dari pengamatan saat dilokasi pengerjaan, bahwa pekerjaan TPT tersebut terkesan dikerjakan dengan asal asalan, seperti penggunaan batu, serapan air, adukan cor kurang semen, dan diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi bangunan TPT.

Saat diminta tanggapannya, Jasmani Ketua LSM Gerhana Indonesia Kabupaten Serang mengatakan, “Lucu lah, pengerjaan sudah 3 minggu, masa PIP tidak dipasang, ini kesananya proyek siluman, masa alasannya kesalahan cetak. Dari pengamatan kami, penggunaan batu kurang bermutu, dan kami duga tidak sesuai RAB, seperti adukan cor itu kami duga kurang semen, ini seperti dikerjakan asal jadi,” kata Jasmani.

“Ada apa ini? Seperti ada sesuatu yang dirahasiakan, hal ini penting untuk keterbukaan informasi publik, darimana anggarannya, kegiatannya apa, berapa anggarannya, siapa pelaksananya, kan itu mesti masyarakat tahu, “sambungnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Pasir Buyut belum merespon pertanyaan awak media.

No More Posts Available.

No more pages to load.