ACEH TIMUR, Revolusinews.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Aceh Timur menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi pendaftaran Caleg 2024 yang dipeuseujuk (tepung tawar) dan doa dikumandangkan oleh Ulama kharismatik Aceh Abu Wahab atau Abu diKeude Dua pada Jumat (28/4/2023).
Di sela usai Peusijuk, tampak suasana ceria penuh suka cita. Abu Wahab dengan senyuman menyahuti para hadirin dengan dua kata “hidup PDI” bagai pertanda doa dari Abu.
Setelah Peusiejuk dan doa, Abu Keude Dua langsung pulang. Kemudian Rapat diawali dengan pidato politik yang disampaikan oleh Sekretaris Umum DPC Aceh Timur yang juga Bacaleg DPR RI Dapil 1 Dr. Tgk. Saipul Nurdin atau yang akrap disapa Tgk. Popon.
Dalam orasi politiknya, Sekretaris DPC Aceh timur, Tgk Popon menyampaikan agar seluruh Bacaleg secara terbuka untuk mempublikasikan dan mempromosikan Partai PDI Perjuangan sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan masyarakat di parlemen nanti.
“Partai PDI Perjuangan bukan partai PKI,bukan Partai Komunis seperti yang digembar gemborkan selama ini. Ideologi partai PDI Perjuangan berideologi Pancasila sama seperti partai lainnya,” jelasnya.
Dikatakannya, hal ini terbukti bahwa Pendiri PDIP oleh faunding Father negara kita yaitu Ir. H. Soekarno dan seluruh keluarganya adalah Islam sejati. Justru yang benarnya adalah Partai PDI Perjuangan merupakan partai PDI Perjuangan Syar’i yah.
“Jadi isu-isu bahwa partai PDI Perjuangan sebagai partai PKI atau partai kafir itu hanya isapan jempol belaka,” tutupnya.
Dikesempatan acara tersebut, Ketua DPC Tgk. Iskandar M.Pd atau Tgk, Sarong dalam pidatonya mengatakan agar para Caleg jangan takut untuk mempromosikan diri sebagai Caleg PDI Perjuangan.
“Partai kita ini adalah partai besar dengan suara terbanyak se-Indonesia, dan dalam dekade pemerintahan sebagai pemerintahan berkuasa,” ungkapnya.
“Jadi saya harapkan jangan takut-takut atau malu-malu sebagai caleg. Harus berani tampil didalam kehidupan bermasyarakat. Saya ini juga mantan Kombatan GAM sama juga dengan yang lain. Bahkan banyak mantan GAM yang bergabung dipartai kita,” imbuhnya.
Ia menegaskan, bahwa hari ini harus berbangga dan bersemangat banyak yang berminat menjadi caleg dari partai PDI Perjuangan. Ini terbukti dari enam dapil di Aceh Timur bahwa semua dapil melebihi kuota jumlah caleg yang ditentukan, dimana dari enam jumlah kuota caleg dapil kita ada yang mencapai 9 caleg bahkan ada yang lebih.
“Saya optimis kita akan memenangkan target fraksi atau mungkin juga lebih. Saya sangat bersemangat dan bergairah karena saya melihat dari susunan nama Bacaleg PDI Perjuangan Aceh Timur sangat beragam dan dinamis,” tuturnya.
“Ada beberapa orang Bacaleg berasal dari background Jurnalis atau wartawan, Akademisi, pemuda, tokoh masyarakat, Agamawan dan didukung dari kalangan santri dan kalangan Kombatan GAM. Ini semua menjadi atsmosfir baru dan semangat bagi partai PDI Perjuangan Aceh Timur ke depan,” tutup Tgk. Sarong.
Puncak rapat internal partai adalah pembacaan nama-nama pengurus tingkat PAC se-Aceh Timur serta membahas terkait kelengkapan berkas Bacaleg.
Acara Peusijuk berjalan hikmat, sesuai adat Aceh seluruh Bacaleg juga Pengurus DPC ,PAC ikut kena siraman atau cipratan air bunga oleh Abu yang bermakna filosofis kesejukan menuju kesuksesan.








