PEMALANG, Revolusinews.com– Anggota DPRD Komisi A bersama Dinpermades Kabupaten Pemalang menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan awal agar proses demokrasi di tingkat desa berjalan lancar dan partisipatif.
Rapat bersama warga tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Petarukan, Selasa (24/02). Acara dihadiri dua anggota DPRD Kabupaten Pemalang, yakni Fahmi Hakim dari PPP dan Lulit dari Gerindra, serta jajaran konstituen dan masyarakat Kecamatan Petarukan.
Kegiatan diawali sambutan Camat Petarukan, Muhibin. Dalam paparannya, ia berharap warga yang hadir dapat memahami pentingnya peran masyarakat dalam menyukseskan Pilkades serentak 2026.
Muhibin menegaskan bahwa pemahaman yang baik akan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkades sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Fahmi Hakim memaparkan secara rinci rencana pelaksanaan Pilkades serentak di 173 desa se-Kabupaten Pemalang. Ia menekankan agar seluruh proses tetap mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan.

Dalam sesi dialog, Fahmi sempat melempar pertanyaan kepada warga terkait metode pemilihan, apakah menggunakan sistem coblosan manual atau elektronik. Secara serentak, mayoritas warga menyatakan lebih memilih sistem coblosan manual.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dinpermades Kabupaten Pemalang yang diwakili Wendy selaku Kepala Bidang Pemerintahan Desa. Ia menjelaskan kesiapan teknis dan dukungan dinas dalam menyukseskan Pilkades serentak.
Di akhir acara, Lulit dari Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan kebersamaan di tengah perbedaan pilihan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pilkades 2026 yang aman, jujur, dan demokratis.











