Duka Mendalam Iringi Pemakaman Satu Keluarga Korban Kecelakaan Tol Tegal-Pemalang

oleh -310 Dilihat
inshot 20260320 155227552 (9) (1)

PEMALANG, Revolusinews.com – Bupati Pemalang hadir suasana semakin haru menyelimuti prosesi pemakaman satu keluarga korban kecelakaan di Tol Tegal–Pemalang KM 290 yang berlangsung di TPU Desa Bulu, Kecamatan Petarukan, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 09,40 WIB.

Ratusan pelayat memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada lima jenazah korban. Tangis keluarga dan tetangga pecah mengiringi jalannya lima keranda jenazah yang dikawal mobilitas Polsek Petarukan.

inshot 20260320 153523502 (3) (1)

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama Ketua TP PKK, Noor Faizah Maenofie Widiyantoro, hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Kehadiran Bupati Anom terlihat membaur dengan masyarakat. Ia bahkan mendekati liang lahat dan memanjatkan doa bersama pelayat hingga prosesi pemakaman selesai.

Turut mendampingi jajaran Muspika Petarukan, di antaranya Kapolsek Petarukan IPTU Amroni dan anggotanya, Danramil Petarukan Kapten Arh Teguh Widodo, bersama sejumlah pejabat muspika lainnya.

Ketua Kadin Pemalang H. Aryo, jajaran staf kecamatan, serta Lurah Petarukan Roro Budi Setiyawan juga hadir memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dari pantauan di rumah duka Kampung Peron RT 04 RW 014, Kelurahan Kecamatan Petarukan, suasana duka begitu terasa. Warga sekitar tampak ikut berempati.

Kelima korban dalam satu kendaraan tersebut terdiri dari pasangan suami istri, Gunawan berusia 43 tahun dan sang istri 33 tahun beserta tiga anak mereka, yakni Nafisah (12), Nalendra (8), dan Nuril Jihad (3) yang turut menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.

Diceritakan usai pemakaman, Irwanto dari Ampelgading selaku rekan kerja korban mengaku sangat terkejut saat menerima kabar duka tersebut. Ia menyebut awalnya mengetahui informasi dari media sosial saat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Pemalang, sebelum akhirnya dipastikan melalui grup WhatsApp. Ia juga mengenang almarhum sebagai sosok yang ramah, ceria, dan dekat dengan bawahan.

Sementara itu, Selamat Nur Efendi dari Ampelgading juga mengungkapkan rasa kagetnya karena mudik baru tiba di rumah saat mendapat kabar kecelakaan tersebut. Ia menambahkan, kehadiran Bupati bersama jajaran Muspika di lokasi pemakaman menjadi bukti perhatian pemerintah. Ia pun berharap amal ibadah para korban diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, tutupnya dengan suara lirih.

No More Posts Available.

No more pages to load.