Hari Kesehatan Dunia ke-9, Difapreneur Gelar Belajar Bersama Difabel

oleh -247 Dilihat
oleh
img 20250922 wa0006

TANGERANG, Revolusinews.com – Dalam rangka hari kesehatan dunia ke 9, Difapreneur menggelar acara difabel mengusung tema ‘Serunya Belajar Bersama Dengan Teman Difabel” bertempat di Transpark Mall Bintaro Lantai 1 Bintaro Jaya Pondok Aren Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (21/09/2025).

Acara ini dihadiri Ketua Yayasan Puspa Indah sekaligus pendiri Difapreneur Sri Rahayu, Pembina Difapreneur sekaligus pemilik Gerai Lengkong Lista Hurustiati, Yayasan Sayap Ibu,  Gerkatin Tangsel, RBKI Ekowisata dan berbagai komunitas difabel.

Dalam sambutannya, Sri Rahayu yang akrab disapa Yangti mengatakan, bahwa hari ini merupakan hari pekan kesehatan dunia, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir (tgl 19, 20, 21/09/2025) dan akan di shoot, divideokan untuk dilihat di seluruh dunia

“Pesannya adalah bahwa di Indonesia semua pihak, pemerintah, UMKM, tim kesehatan, ahli terapi, pendidikan, psikolog mensuport disabilitas, jadi orang tua dan difabel jangan takut semua pihak saling mendukung,” jelasnya

Sementara itu, Lista Hurustiati menuturkan, bahwa siapapun jika mau menggunakan kesempatan yang diberikan Allah SWT maka bisa berkarya, bermanfaat dan berbagi.

“Selamat dan sukses untuk semua,  para pembimbing terus semangat untuk selalu  membina anak istimewa kita, agar dapat  berkarya, berinovasi, berkreasi, berbagi manfaat sehingga hasilnya dapat berdampak buat diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” pungkasnya

Di tempat yang sama, Nabil mewakili Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Tangsel mengajak rekan rekan untuk hadir di kegiatan Pekan Tuli Nasional  di Ruang Glandongan Kantor Pemda Tangsel Kamis (25/09/2025)  pukul 09 -12.00

Rangkaian kegiatan  diawali dengan pembuatan juice wortel nanas oleh Hamka (down syndrom), pemaparan profil Difapreneur oleh Raihan dan Himi, sharing perjuangan disabilitas tuna netra Susilo yang saat ini menjadi ahli terapi.

Acara puncak disampaikan oleh Dr. Mori Vurqanita S.Psi.M.Psi mengusung tema “Kami mencintaimu apa adanya”  ditutup dengan tanya jawab dari peserta, dilanjutkan dengan bazar hasil karya disabilitas serta pijat refleksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.