Jajaran Pengurus Inkoptan Tangsel Gelar Ngopi Bersama Bang Narji Cagur

oleh -614 Dilihat
img 20251202 wa0060 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Jajaran pengurus dan tim pengawas Induk Koperasi Tani dan Nelayan (Inkoptan) Tangerang Selatan (Tangsel) gelar “Ngopi” (Ngobrol pintar) bersama bang Narji Cagur, di Cafe Lawuh Gereh Jl Lamtoro Pamulang Tangsel pada Senin (01/12/2025).

Acara ini dihadiri oleh bang Narji Cagur yang sering disapa juragan lahan sekaligus pemilik cafe Lawuh Gereh, tim pengawas Inkoptan Alwani dan M. Awaluddin juga Ketua Inkoptan Abdul Basyith beserta jajarannya.

Sambil ngopi santai canda ceria tapi serius, telah disepakati dan diputuskan antara lain berbagai program kerja, catalog produk, aktifitas dan event yang harus segera direalisasikan serta time line.

img 20251202 wa0061 11zon

Ketua Inkoptan Tangsel Abdul Basyith menyampaikan susunan kepengurusan saat ini adalah :

  • Pengawas : Ir  Yepi Suherman, MM., Alwani, SPd., M.Pd., Muhammad Awaluddin, SH
  • Ketua : Abdul Basyith, SIP., M.Pd.
  • Sekretaris : Heru Saoping
  • Bendahara : Irvan Budi Rahayu, SPd.
  • Bidang Usaha & Produksi : Ayat Sudrajat, Suyono
  • Bidang Pemasaran & Kerjasama : Dharma Swara
  • Bidang SDM & Pendidikan : Bowo Supeno, Ibnu Farhan
  • Bidang Keuangan & Investasi : Cahyadi, Andini.
  • Bidang Litbang : Dr. Asep Syaiful Bahri, S.P., M.SI., M.Par.

“Program kerja yang sudah dibahas maupun program baru, sudah disiapkan dan segera dimatangkan oleh tim,” jelasnya.

Kemudian Alwani juga memberikan arahan bahwa Tangsel bisa mencontoh Singapore, Singapore tidak memiliki lahan pertanian dan sumber daya alam, namun bisa menjadi distributor berbagai produk dari pihak luar, bahkan berdaulat dari ketahan pangan intinya kembali lagi kepada regulasi dan kebijakan.

“Dengan adanya sumber daya manusia serta organisasi Inkoptan, KTNA, HKTI, KKMP dan  Dekopinda diperlukan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan. Tangsel sebagai mana kita ketahui bersama sebagai kota perdagangan dan jasa tentunya kedepan bisa menjadi Singapore-nya Indonesia,” pungkasnya.

Selanjutnya,  Sekretaris Inkoptan Heru Saoping,  memaparkan tentang edukasi pertanian,  ekosistem pemasaran, digitalisasi dan CSR.

Sementara itu bang Narji dalam obrolannya telah memberikan berbagai arahan, sharing, semangat dan motivasi.

“Di kota maupun di desa,  bertani itu bisa, bertani jangan berpikir harus memilik lahan luas, manfaatkan lahan yang ada. Sekarang jaman kolaborasi dan elaborasi, tidak semua orang harus punya lahan besar untuk menjadi petani besar,”  ungkapnya.

“Semangat jadi petani milineal, jadi petani milenial no baper no minder, jadilah miliader,” ucap bang Narji sekaligus menutup agenda “Ngopi”.

No More Posts Available.

No more pages to load.