Kapolda Jabar Bersama Forkopimda Tinjau Persiapan Rest Area KM 130

oleh -1728 Dilihat
oleh
img 20230412 wa0006

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Kapolda Jawa Barat (Jabar) bersama Forkopimda meninjau persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2023 dan memastikan kelengkapan fasilitas Pos Pam Rest Area 130 A untuk menghadapi arus mudik tahun 2023 khususnya di wilayah hukum Polres Indramayu pada Selasa (11/04/2023).

Setiba di lokasi tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus SIK MSi MM didampingi Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Drs Bariza Sulfi disambut langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Dr M Fahri Siregar SH SIK MH dengan didampingi Wakapolres Indramayu Kompol Hamzah Badaru SIK.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi didampingi Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu Ipda Tasim mengatakan, hari ini Kapolda bersama Forkopimda melakukan rangkaian pengecekan ke beberapa pos-pos yang direncanakan sebagai pos pengamanan dan pos pelayanan bagi arus mudik nantinya.

“Nanti saat operasi kita akan melaksanakan selama kurang lebih 14 hari kedepan dan dimulai dari tanggal 18 April sampai 2 Mei 2023,” ujar Ipda Tasim.

“Pada pelaksanaannya nanti, kita akan membangun sebanyak 328 Pos yang terdiri Pos Pelayanan sebanyak 222 kemudian Pos terpadu sebanyak 26 dan Pos Pengamanan sebanyak 80 Pos. Dan ini nantinya akan digunakan untuk melayani arus mudik bagi masyarakat yang kembali ke kampungnya atau yang melintasi Jawa Barat,” imbuhnya.

Ia menyebut, untuk arus sendiri yang digunakan ada jalur Tol, kemudian jalur utara, kemudian jalur tengah dan jalur selatan. Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2023 nanti, Polda Jawa Barat melibatkan kurang lebih 27000 personil untuk melaksanakan pengamanan pada jalur-jalur mudik tersebut.

“Untuk mengantisipasi titik rawan, kami sudah mengantisipasi kondisi-kondisi rawan macet maupun rawan laka. Untuk rawan macet sendiri terdapat beberapa area, seperti area tol sudah dipersiapkan bagaimana pengaturan lalu lintas,” kata Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi.

Lebih lanjut Ia mengatakan, dari Kementerian sendiri dan juga hasil kesepakatan 3 (Tiga) Menteri dimana disepakati bahwa akan diberlakukan beberapa sistem pengaturan lalu lintas, nanti sytem one way, kemudian pembatasan barang, kemudian pengaturan lalu lintas contra flow dan lain sebagainya. Tetapi penggunaan atau contra flow pada saat tersebut dan one way disesuaikan dengan jumlah pengemudi ataupun jumlah pemudik yang melalui jalur tersebut. Apabila terjadi kepadataan secara bertahap akan dilakukan perubahan.

Adapun untuk jalur arteri, kata Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi, ada beberapa hal cukup rentan seperti jalur selatan dan tengah, kendati demikian kami sudah mengantisipasi dengan berbagai pola pengaturan arus lalulintas yang Insyallah nanti mungkin akan bisa mengakomodasi, sehingga jalur bisa menjadi tidak macet.

“Tetapi kalaupun menggunakan sepeda motor sebaiknya tidak berbonceng lebih dari 2 (Dua) dan juga tidak membawa barang. Kemudian tetap memperhatikan faktor kesehatannya, kelelahannya agar memenej waktu istirahatnya agar tidak terjadi kelelahan dan tidak rawan menimbulkan kecelakaan,” tutup Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Jawa Barat Kombes Pol Budi Wasono MH, Dir Lantas Polda Jawa Barat Kombes Pol WibowoSIK MH, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi, Kabid TIK Polda Jawa Barat Kombes Pol Asep Akbar Hikmana SIK MH MT, PJU Polres Indramayu serta Kapolsek Gantar Iptu Maman Kusmanto.

No More Posts Available.

No more pages to load.