Kementerian LH Verifikasi Proklim Tingkat Nasional di RW 02 Tugu Utara

oleh -439 Dilihat
oleh

JAKARTA UTARA, Revolusinews.com – Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI melaksanakan verifikasi lapangan Program Kampung Iklim (Proklim) Kategori Utama Tingkat Nasional Tahun 2025 di RW 02, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara pada Kamis (31/07/2025).

Turut hadir, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edi Mulyanto beserta jajaran, Camat Koja Samsu Rijal Khadafi, Wakil Camat Koja Yuni, Lurah Tugu Utara Sigit Riyanto beserta jajaran, Ketua LMK Tugu Utara Ridwan Doda, Perwakilan PKLH Kota Jakarta Utara Imam, Wakil Ketua Dekot Iwan Darmawan, Ketua RW 02 H. Sahmad Wijaya beserta RT, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kader Dasawisma dan PKK.

img 20250801 wa0014
Kementerian LH RI melaksanakan verifikasi lapangan Proklim di RW 02 Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara. (Dok. Ambang RNews)

Ketua RW 02, Kelurahan Tugu Utara, H. Sahmad Wijaya mengatakan, untuk mengikuti kegiatan ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dari mulai bank sampah, ketahanan pangan, taman, serta rumah sehat.

“Insya Allah, kami optimis dan telah semaksimal mungkin untuk meraih Proklim Kategori Utama Tingkat Nasional. Kami berharap lewat kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi wilayah kami khususnya di RW 02 dan umumnya di Kecamatan Koja,” ungkapnya.

Sementara, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto mengatakan, untuk Jakarta Utara kita mengusulkan enam di tiap Kecamatan ada dan satu Proklim Lestari.

“Dari ribuan seluruh Indonesia kemudian diseleksi lagi tinggal 300 usulan Proklim salah satunya di RW 02 dan kita harus merasa bangga.Kita tidak mencari juara satunya tapi yang terbaik,” ujarnya.

Sementara, Ketua Tim Verifikator dari Kementerian Lingkungan Hidup Alfian menuturkan, pihaknya memahami saat ini terjadi perubahan iklim. Gas rumah kaca paling banyak dari pelaku industri yang berdampak ke semuanya.

“industri dibelahan bumi lain mengakibatkan industri yang besar meningkat suhu bumi dan berdampak pada kita. Namun, kita tidak bisa berdiam diri tapi kita perlu beradaptasi, kita perlu meningkatkan upaya agar kita dapat menurunkan emisinya di tahap kita, kita perlu beradaptasi dan kita perlu meningkatkan upaya agar dapat menurunkan emisinya di tahap kitanya,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.