SERANG, Revolusinews.com – Munculnya pemberitaan di salah satu Channel YouTube terkait adanya dugaan manipulasi anggaran dana BOS tahun 2023-2025, Saderi, M.pd Kepala Sekolah SMPN 1 Petir, yang berlokasi di Jl. Raya Petir-Baros Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, angkat bicara berikan klarifikasi, Senin (01/12/2025).
Menurut Kepsek SMPN 1 Petir Saderi, apa yang sudah disampaikan oleh pemberitaan itu tentang belanja pegawai dan prasarana, dirinya membenarkan pernyataan yang di sampaikan oleh salah satu guru honorer, jumlah tersebut sesuai dengan jam nya.
“Benar jumlah insentif yang di terima oleh salah satu rekan guru sebesar Rp 700.000,- sampai Rp 1.050.000,- sesuai jamnya, yang akan mempengaruhi jumlah insentifnya, akan tetapi tidak semua guru honorer mendapatkan jumlah yang sama, ada juga guru pendidik dan semua itu sesuai jam dan masa baktinya,” terang Saderi.
“Dan untuk belanja pegawai sesuai yang di arkas yang sudah terverifikasi oleh dinas dan komite sebesar Rp 29.033.400,-” tambahnya.
Sementara terkait sarana dan prasarana Saderi menjelaskan bahwa dirinya sebagai kepanjangan dari pemerintahan, sudah melaksanakan sesuai dengan Arkas, dan tidak akan menghianati Arkas.
“Terkit sarana dan prasarana kita sudah melaksanakan sesuai dengan Arkas, dan yang dipersoalkan diunggahan channel YouTube tersebut memang benar, dan itu masuk kategori atau klasifikasi rusak sedang dan berat, ada beberapa belas kelas sudah masuk nominasi revitalisasi, dan kita lebih memprioritaskan kerusakan ringan, yang ter cover oleh Arkas, dan saya kepanjangan pemerintah sudah melaksanakan sesuai dengan SOP Arkas dan tidak akan menghianati Arkas,” tutup Saderi.
Reporter: Wahyu






