PEMALANG, Revolusinews.com – Isu dugaan pembungkaman media terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Pelita Prabu Bumirejo akhirnya diluruskan oleh pihak pengelola. Kepala dapur, Yahya Noer W, menegaskan bahwa pihaknya tetap terbuka dan tidak pernah menutup akses informasi bagi awak media.
Dalam keterangannya pada Rabu (18/3/2026), Yahya menyampaikan klarifikasi sekaligus memaparkan hasil resmi uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. Ia memastikan seluruh proses pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Yahya menyebut, sampel makan MBG dan sisa yang dimakan oleh siswa telah dikirim dan diuji di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda). Berdasarkan hasil tersebut, makanan yang diperiksa dinyatakan aman dan tidak mengandung unsur berbahaya.
“Ini hasil resmi dari Dinkes. Sampel yang kami kirim sudah melalui uji laboratorium dan hasilnya negatif,” ujar Yahya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan bahwa pengujian difokuskan pada parameter mikrobiologi, khususnya bakteri E. coli yang sebelumnya sempat menjadi perhatian. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kontaminasi bakteri tersebut, paparnya.
Menurutnya, sampel yang diuji merupakan sisa makanan serta produk yang diolah langsung di dapur MBG. Ia memastikan seluruh proses produksi telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, pungkas Yahya.
Dalam rangka pengawasan program, Wakil Bupati yang juga Ketua Satgas MBG turut melakukan sidak di dapur SPPG Pelita Prabu Bumirejo guna memastikan proses berjalan sesuai standar.
Sementara itu, ahli gizi MBG, Budiraharjo, turut memberikan penjelasan terkait pengawasan kualitas makanan. Ia menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui kontrol ketat agar memenuhi standar gizi dan keamanan pangan, ucapnya.
Budiraharjo juga mengungkapkan bahwa dapur MBG Bumirejo mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Dapur kami dapat kunjungan wakil Bupati Sidak, beliau Bapak Nurkholes selaku Satgas MBG tersebut, ditekankan pentingnya menjaga kualitas, kebersihan, dan membuat daya tarik menu bagi masyarakat, papar Raharjo.
Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 16 Maret 2026, hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang telah diverifikasi dan dinyatakan sah. Hasil tersebut menegaskan bahwa tidak ditemukan kandungan E. coli dalam sampel makanan, sehingga program MBG di SPPG Bumirejo dinilai aman untuk dikonsumsi masyarakat.






