Ledakan Hebat Guncang Pasar Ikan Biak, 5 Orang Tewas, 4 Rumah Hancur

oleh -353 Dilihat
oleh

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com — Sebuah ledakan hebat berkekuatan besar (major explosion) mengguncang kawasan samping Pasar Ikan Fandoi Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Minggu (31/5/2026) siang sekitar pukul 14.40 WIT.

Berdasarkan data pemantauan awal di lapangan, ledakan maut tersebut diduga berasal dari bom peninggalan perang dunia ke II hingga meluluhlantakkan bangunan 4 Rumah Rusak Parah (hancur total), 4 Rumah Rusak Ringan, 5 orang meninggal dunia dan 3 orang luka-luka dirawat di RSUD Biak.

img 20260531 wa0026 11zon
Kondisi bangunan yang hancur dan rusak berat di TKP. (Dok. Imran Sirua RNews)

Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Biak Numfor langsung bergerak cepat mengamankan lokasi untuk meredam kepanikan warga sekaligus mencegah menyebarnya informasi simpang siur (hoax) yang dipimpin Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kasat Reskrim, Ipda Daniel Z. Rumpaidus, S.H., M.H., menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami mendapat laporan dan juga mendengar langsung adanya suara ledakan, sehingga personel segera kami kerahkan ke TKP. Setibanya di lokasi, kami mengonfirmasi bahwa memang telah terjadi sebuah ledakan besar,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam keterangan persnya, Minggu (31/5/2026).

Meskipun indikasi awal mengarah pada ledakan bom peninggalan perang dunia ke II, pihak kepolisian menegaskan bahwa kepastian hukum masih menunggu hasil penyelidikan ilmiah. Saat ini, Tim Investigasi Khusus (Inafis) dan unit teknis lainnya sedang melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) serta pemeriksaan forensik yang mendalam.

“Kami masih melakukan identifikasi bersama dengan seluruh aparat. Ada beberapa rumah yang kondisinya rusak berat dan kami juga mengidentifikasi beberapa korban. Tentunya kami belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya secara mutlak, nanti akan kami laporkan lebih lengkap setelah hasil laboratorium forensik dan penyelidikan keluar,” jelas Kapolres.

Mengingat potensi bahaya dari sisa-sisa material ledakan serta struktur bangunan yang rentan roboh, Polres Biak Numfor mengeluarkan himbauan tegas agar warga tidak menerobos garis polisi. Sterilisasi area dilakukan guna memastikan keamanan dari ancaman sekunder.

“Kami menghimbau kepada masyarakat sekitar wilayah ataupun area tersebut agar tidak mendekati lokasi terlebih dahulu. Kami masih melakukan proses TPTKP dan sterilisasi setelah pengamanan TKP,” tegas AKBP Trestiawan.

Polres Biak Numfor berkomitmen mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya. Penyelidikan akan difokuskan secara menyeluruh, baik pada aspek sumber bahan peledak ilegal, kelalaian, maupun potensi pemicu lainnya. Masyarakat diminta tetap tenang, kooperatif, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

No More Posts Available.

No more pages to load.