Nguri-Uri Budaya Jawa, Wahyu Tri Winarni Gelar Acara Seni Tari Jaran Kepang

oleh -644 Dilihat
img 20230917 wa0012

CILACAP, Revolusinews.com – Seni budaya Indonesia khususnya Jawa, kini mulai terasa asing bagi generasi kaum penerus. Di era milenial tak sedikit pula sudah mulai melupakan akan seni budaya dan tradisi Jawa seperti tari jaran kepang (kuda lumping), calung, sintren dan lainnya.

Namun, beda halnya dengan kaum muda yang satu ini. Ia lebih memilih melestarikan seni dan budaya Jawa agar terjaga sehingga keberadaannya tetap lestari dan tidak hilang tergerus jaman.

img 20230917 wa0011

Sosok muda tersebut adalah Wahyu Tri Winarni atau yang akrab disapa Ayu. Berawal dari kecintaan dan mengenal kesenian dirinya terus nguri-uri budaya Jawa dengan cara mengadakan gelaran, tari seni kuda lumping.

Ditemui di tempat acara di wilayah RT.02/RW.07, Kelurahan Gunungsimping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Wahyu Tri Winarni mengungkapkan suka citanya bisa menggelar kegiatan dalam rangka melestarikan adat budaya kesenian Jawa.

img 20230917 wa0013

“Dengan mencintai atau nguri-uri mencerminkan, bahwa kita menghargai budaya bangsa sendiri khususnya kebudayaan Jawa Tengah,” ucapnya, Minggu, (17/9/2023).

Ia menambahkan, bahwa kehadiran kami atas undangan warga masyarakat Kelurahan Gunungsimping untuk bersama-sama menyaksikan gelaran tari jaran kepang (kuda lumping).

“Untuk kesenian lain Insya Allah kita lestarikan seperti halnya tari calung dan sintren,” kata Ayu.

Ia menjelaskan, bahwa berawal dari kesukaan dan sering melihat kesenian tari Jawa sehingga dirinya makin menggandrungi kebudayaan, budaya adiluhung.

“Dulu di Rinjani Nusantara Kuliner pernah mengadakan acara semacam ini. Saya menggelar even-even kelestarian budaya tari calung, sintren dan lain sebagainya,” tuturnya.

Ayu berharap pemerintah membuka ruang dimana tempat pelatihan untuk mengembangkan bakat tari anak negeri.

“Harapan saya, kesenian Jawa tidak punah. Sekarang orang jarang mengenal apalagi kaum mudanya. Anak muda harus tahu dan mengerti, bahwa Jawa kaya akan budaya,” ujar Wahyu Tri Winarni.

“Kita harus mengenal jati diri, apalagi di era jaman sekarang anak muda lebih tertarik pada gadget daripada ikut berperan dan andil dalam seni budaya secara langsung. Upaya kami bagaimana agar kaum muda lebih paham untuk mengenal dan mengerti, bahwa kesenian Jawa indah, unik dan banyak ragamnya sehingga perlu dilestarikan agar keberadaannya tetap terjaga dengan baik dan lestari sepanjang masa,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.