Oknum Kuwu Kecamatan Balongan Diduga Menyalahgunakan Wewenang Dilaporkan ke Polres Indramayu

img 20240220 wa0009

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Salah satu tokoh masyarakat Desa Penyangga Kecamatan Balongan Indramayu, Tabroni telah melaporkan sejumlah oknum Kuwu se-Kecamatan Balongan ke Polres Indramayu pada Senin (19/2/2024).

Oknum Kuwu se-Kecamatan Balongan tersebut diduga telah menyalahgunakan wewenang pada aset milik Pertamina Balongan – Indramayu, yang semestinya untuk pemanfaatan penerima kelompok tani dan masyarakat Desa Penyangga namun oleh oknum Kuwu tanah sawah dengan luas kurang lebih 273 hektar diduga telah dijadikan lahan bisnis (sewa) untuk kepentingan pribadi atau golongan.

img 20240220 wa0008

Masyarakat yang memanfaatkan lahan milik RU VI Pertamina Balongan ini dilakukan secara berkelompok dengan membentuk kelompok tani dari desa-desa di Kecamatan Balongan yang seluruhnya secara tertulis bersedia dengan lapang dada tidak lagi bisa menggarap ketika suatu saat nanti lahan tersebut digunakan oleh Pertamina demi kebutuhan pengembangan kilang.

Namun seiring berjalannya waktu ada oknum Kuwu Desa Penyangga yang diduga telah menyewakan ke masyarakat yang bukan warga Desa Penyangga.

Untuk itu, pelapor minta kepada Kapolres Indramayu AKBP DR M Fahri Siregar beserta jajarannya untuk menindaklanjuti pelaporan tersebut.

“ Mari kita berantas tindak pidana korupsi, pungli dan kejahatan lainnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Bumi Wiralodra yang kita cintai ini.

“ Ada sejumlah oknum Kuwu di Kecamatan Balongan yang diduga telah menyewakan tanah sawah milik BUMN Pertamina RU VI Balongan kepada para petani,” ujar Tabroni

Lahan sawah milik Pertamina RU VI Balongan digarap oleh petani melalui Kepala Desa Penyangga dan nanti kalau ada hasilnya para penggarap memberikan kontribusinya ke pemerintahan desa, tapi fakta di lapangan berbeda, petani yang menggarap suruh membayar terlebih dahulu ke pemerintah desa.

Bagi petani yang punya uang bisa langsung menggarap, namun bagi warga yang miskin dan tidak punya mereka tidak mendapatkan lahan garapan tersebut. Saya punya bukti pembayaran sewa garapan dari penggarapnya,” ungkap Tabroni.

Sementara itu, Opik Hidayat Camat Balongan membenarkan tentang adanya garapan tanah sawah milik Pertamina untuk digarap Kuwu Desa Penyangga,

” Saya tidak tau persis proses dan pelaksanaannya, saya tidak ingin tau karena pembagian tanah sawah milik Pertamina tersebut dilakukan oleh Camat terdahulu sebelum saya menjabat,” jelas Opik Hidayat pada Selasa (20/02/2024)