INDRAMAYU, Revolusinews.com – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Muntur melaksanakan pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk pemilihan umum tahun 2024 pada Kamis (25/1/2024) sekira 09.00 WIB sampai dengan 09.51 di aula Balai Desa Muntur Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.
Sejumlah 84 calon KPPS Desa Muntur mengikuti pelaksanaan pelantikan KPPS dan penandatanganan pakta integritas serta diberikan pembinaan oleh PPS Desa Muntur.

Selain diikuti puluhan calon KPPS, pada pelaksanaan pelantikan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Muntur, Anggota Polsek Losarang, Anggota Koramil 1611/Losarang, dan Panwaslu Kecamatan Losarang.
Acara dibuka dengan pembacaan doa yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan bersama-sama menyanyikan jingle Pemilu 2024.

Selanjutnya, Kepala Desa Muntur, Tanuri memberikan sambutan. Pada kesempatan itu, Tanuri berharap pada pelaksanaan Pemilu 2024 semoga berjalan dengan aman, lancar dan tidak ada kendala.
“Mudah-mudahan masyarakat Desa Muntur antusias untuk memilih sesuai dengan hati nurani dan harapan untuk mencapai suksesnya dalam Pemerintah Desa Muntur maupun Pemerintah pusat. Terimakasih banyak atas waktunya, mudah-mudahan dalam menjalankan tugas yang baik ini berjalan dengan sukses.
Mudah-mudahan mendapat ridho dari Allah SWT. Desa Muntur menuju Desa Muntur yang baik, saling menghargai, sifat gotong royongnya masih ada. Jangan sampai gara-gara Pemilihan Umum, kita tidak akur,” kata Tanuri.
Selesainya itu, Ketua KPPS Desa Muntur, Ely Ripoli menyampaikan penetapan dan pengangkatan KPPS Desa Muntur pada Pemilu 2024.
“Dan kami hanya akan membacakan jumlah TPS yang di Desa Muntur ada 12 TPS, dengan jumlah 84 KPPS. Atas nama Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Indramayu, Ketua Panitia Pemungutan Suara Desa Muntur Ely Ripoli ditandatangani. Yang tadinya hanya calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, sekarang sudah resmi menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara,” kata Ely Ripoli.
Selanjutnya, Ely Ripoli memandu dan membacakan sumpah janji yang diikuti oleh KPPS. Selesai itu, Ely Ripoli membacakan pakta integritas KPPS dan dilanjut dengan penandatanganan pakta integritas KPPS.
“Pemilu adalah titik awal strategis bagi perbaikan kualitas demokrasi, proses Pemilu atau pemilihan, rentan dengan penyimpangan, godaan, dan memiliki potensi dibajak oleh individu-individu yang tidak bertanggungjawab,” kata Ely Ripoli.
Pada saat bersamaan, lanjut Ely Ripoli, ada harapan besar dari rakyat agar Pemilu atau pemilihan terselenggara dengan penuh integritas. Demi masa depan Negara dan Bangsa yang lebih baik.
Menyelenggarakan Pemilu berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, secara profesional, efektif dan efisien.
Melaksanaan semua tahapan penyelenggaraan Pemilu di tingkat tempat pemungutan suara yang telah ditetapkan oleh KPU Provinsi, KPU Kabupaten, PPK dan PPS dengan sungguh-sungguh, transfaran dan tanggungjawab.
Memperlakukan secara adil, imparsial dan non partisan kepada peserta Pemilu dan para pihak yang memiliki preferensi politik tertentu tanpa terkecuali.
Melayani Pemilih untuk mendapatkan sosialisasi dan informasi dan dapat menggunakan hak pilih dalam rangka memilih hak kontitusional warga negara.
“Apabila Saya melanggar apa yang tercatat dalam pakta integritas KPPS bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi dan dituntut sesuai ketentuan peraturan-peraturan perundang-undangan,” kata Ely Ripoli.
Acara pelantikan KPPS selesai dilaksanakan, selanjutnya Ely Ripoli memberikan pembinaan kepada KPPS. Diahir acara ditutup dengan pembacaan Hamdalah dan dilakukan foto bersama. Acara telaksana dengan aman dan lancar.






