LEBAK, Revolusinews.com — Pembangunan jalan lintas sekolah di Desa Ciparasi, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebakmenunjukkan perkembangan. Dari target pembangunan sepanjang 500 meter dengan lebar 2,5 meter hingga saat ini telah terealisasi sepanjang 350 meter.
Pembangunan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara masyarakat, Pemerintah Desa Ciparasi, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan.
Dari 350 meter yang telah terealisasi, sebanyak 200 meter dibangun melalui swadaya dan gotong royong masyarakat, sedangkan 150 meter dibangun melalui Pemerintah Desa Ciparasi.
Dengan demikian, masih tersisa 100 meter yang menjadi pekerjaan bersama untuk mencapai target pembangunan sepanjang 500 meter.
Pembangunan jalan lintas sekolah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat, khususnya menuju kawasan pendidikan.
Di tengah keterbatasan, masyarakat Desa Ciparasi memilih untuk tetap bergerak dengan mengandalkan semangat gotong royong. Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari material bangunan seperti semen dan pasir, tenaga, hingga bantuan moril maupun materiil.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur di tingkat desa dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Atas dukungan yang telah diberikan dalam pembangunan jalan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada H. Dade selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Jun Jarta selaku Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Haris Bachtiar, S.H. selaku Kepala Desa Ciparasi, Aryaudin Sudanto, S.E. selaku Kepala Desa Majasari, H. Ajat Sudrajat selaku Ketua APDESI Kabupaten Lebak, Bung Sehdi Muhidin, Bos Lexsi, serta seluruh donatur dan pihak lainnya.
Dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat membantu keberlangsungan pembangunan jalan yang dikerjakan secara bertahap tersebut.
Meski 350 meter telah berhasil dibangun, perjalanan pembangunan belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat 100 meter jalan yang perlu dituntaskan agar target 500 meter dapat tercapai. Masyarakat pun berharap dukungan dari pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, para donatur, dan berbagai elemen lainnya dapat terus berlanjut.
Jalan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat sekaligus mempermudah akses anak-anak menuju kawasan pendidikan.
Dari swadaya, untuk masyarakat. Dari gotong royong, untuk masa depan.





