Pemerintah Sosialisasikan Proyek Sutet 500 kV Jakarta Looping

oleh -10 Dilihat
oleh
img 20260812 wa0023

JAKARTA UTARA, Revolusinews.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat yang terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sutet 500 kV Jakarta Looping di Ruang Bahari, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat komunikasi, transparansi, dan kolaborasi antara pemerintah, PLN, serta masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga tokoh masyarakat di wilayah Cilincing, Koja, dan Tanjung Priok yang dilintasi jalur transmisi listrik tersebut.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Nur Akhsin, mengatakan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan memperkuat sistem kelistrikan.

“Pembangunan ini menjadi bagian dari jaringan Jakarta Looping 500 kV yang akan menjadi tulang punggung transmisi listrik di wilayah Jawa bagian barat. Tujuannya untuk meningkatkan keandalan listrik dan mencegah terjadinya pemadaman besar,” ujarnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan materi yang disampaikan dalam forum, bahwa proyek ini dirancang untuk meningkatkan ketersediaan, keandalan, serta kualitas pasokan listrik, sekaligus menghindari risiko gangguan besar pada sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

Selain pembangunan fisik, PLN juga tengah menjalankan proses pemberian kompensasi kepada masyarakat yang terdampak melalui skema Right of Way (ROW), dengan prinsip transparansi dan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menegaskan bahwa listrik saat ini menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

“Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga penggerak ekonomi. Dari rumah tangga hingga industri, semuanya membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan andal,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan SUTET ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan proyek ini tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.

“Ini adalah bentuk gotong royong bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih terang, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai manfaat proyek, mekanisme pembangunan, hingga proses kompensasi yang akan diterima. Forum ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan serta memperlancar pelaksanaan proyek ke depannya.

Pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar sendiri ditargetkan menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan nasional yang lebih kuat dan stabil, sekaligus mendukung kebutuhan energi masyarakat di masa depan.