Pokdarwis: Pedagang Harus Mampu Berikan Edukasi Pentingnya Jaga Kebersihan

oleh -2084 Dilihat
img 20230115 wa0023

LEBAK, Revolusinews.com,- Situ Rawasari atau yang lebih populer disebut Balong Ranca lentah, merupakan tempat wisata alternatif perkotaan yang kian ramai dan wajib dikunjungi, khususnya pada waktu malam diakhir pekan (malam minggu_red), di kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Sabtu,(14/01/2023).

Tempat yang kini menjadi salah satu Icon Kabupaten Lebak tersebut, disamping berada tepat di jantung kota yang menjadi pusat kota pemerintahan kabupaten, juga menjadi magnet tersendiri sebagai dayatarik masyarakat untuk mengisi waktu liburnya.

Dalam perkembangannya, tempat tersebut kini benar-benar menjelma menjadi sebuah tempat idola alternatif, tidak saja bagi masyarakat kota Rangkasbitung, bahkan dihari-hari tertentu (akhir pekan_red) tidak sedikit pula masyarakat yang sengaja datang dari luar kota bahkan dari luar kabupaten hanya untuk sekedar refreshing mengisi waktu malam minggunya.

Namun sayangnya, perkembangan tersebut tidak didukung kerjasama dan kepedulian, terutama dari para pedagang itu sendiri yang sehari-harinya berjualan diseputaran area Balong.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya sampah yang ditinggalkan pasca ramainya kunjungan pada malam tertentu di area seputaran Balong.
Bahkan, banyak sampah bertebaran yang juga berada diatas permukaan kolam.

“Padahal kami sudah memberikan wawar kepada para pedagang, setidaknya, Ia (pedagang_red) bisa lebih dulu memberikan contoh dengan menjaga kebersihan dimasing-masing area atau lingkungan tempat jualannya,” ujar Epi Polo, wakil ketua Pokdarwis (Kelompok sadar wisata) Balong Ranca lentah. Sabtu,(14/01/2023).

Lanjutnya, “kami juga sudah berulang kali mengingatkan agar para pedagang juga turut serta memberikan edukasi kepada para pengunjung untuk tidak membuang sampah ke area kolam,” imbuh Epi.

Kata Epi, pihaknya berharap, para pedagang di area seputaran Balong tidak hanya sekedar mencari keuntungan saja dari dagangannya, tapi juga turut memikirkan bagaimana caranya agar Balong Ranca lentah ini tetap terjaga dan bisa lebih meninggalkan kesan baik dan sekaligus menjadikannya sebuah edukasi untuk masyarakat, bahwa menjaga kebersihan adalah hal yang paling mendasar dan utama, serta menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.

Tidak hanya itu, Epi juga meminta dukungan dari pemerintah daerah melalui dinas Lingkungan Hidup khususnya bidang kebersihan, agar lebih memperhatikan lagi akan kebutuhan sarana dan prasaran kebersihan dilingkungan Balong.

“Terus terang, pengadaan sarana dan prasarana kebersihan disini sangat minim, harusnya dinas terkait lebih jeli melihatnya dan bisa lebih meningkatkan perhatiannya,” harap Epi . (N@nk).

No More Posts Available.

No more pages to load.