TASIKMALAYA, Revolusinews.com – Ketua Umum DPP Prawita Genppari memenuhi undangan Kepala Desa Bojong Kapol untuk melakukan survei sekaligus mengevaluasi keindahan Curug Buluh dan Curug Narentog yang ada di Desa Bojong Kapol, Kecamatan Bojong Gambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menuju lokasi tersebut kendaraan bisa diparkir di depan balai desa, selanjutnya jalan kaki sekitar 1,5 km untuk menikmati sebuah keindahan alam.
Karena keterbatasan waktu dan tenaga, jadi kunjungannya dibatasi ke tempat yang terjangkau oleh waktu dan tenaga. Kemudian hasil survei dan evaluasi ini juga ditindaklanjuti dengan sosialisasi ke warga masyarakat desa dalam format saresehan wisata yang diselenggarakan di Aula Madrasah setempat.
Dalam kunjungannya pada Senin (9/1/2023), Ketum DPP Prawita Genppari didampingi oleh Tim Elang alias emak-emak petualang yang selama ini begitu bersemangat dan gigih dalam berjuang untuk memajukan pariwisata Indonesia dan juga Ketua DPD Prawita Genppari Kabupaten Tasikmalaya Kang Rizal dan Nanang selaku Kepala Desa Bojong Kapol.
Ketua umum DPP Prawita Genppari Dede Farhan Aulawi mengatakan, kedua curug yang dikunjungi kali ini memang terlihat sekali keindahan dan keasriannya, karena selama ini belum pernah tersentuh oleh kunjungan wisatawan. Airnya jernih dan penuh bebatuan dengan logakan-logakan batu yang masih murni alami.
Sementara itu, dari tempat parkir mobil menuju lokasi juga disuguhi oleh pemandangan alam yang sangat panoramik dengan hamparan sawah yang menghijau.
“Melihat keindahan kedua curug ini, jadi teringat ketika berkunjung ke curug Bassin Bleu yang terletak di negara Haiti, salah satu negara di kawasan Amerika Latin yang bisa ditempuh dengan penerbangan sekitar 3 jam dari kota New York AS. Bassin Bleu adalah air terjun alami yang berada di kawasan perbukitan Jacmel, tak terlalu jauh dari Ibukota Haiti yakni Port-au-Prince. Air- nya yang sangat bening dan jernih memungkinkan wisatawan untuk berenang menikmati air sepuasnya,” tutup Dede.
Jika bicara untuk mendiskusikan potensi pariwisata Indonesia mungkin tidak akan pernah ada habisnya, karena setiap daerah dan desa memiliki keunggulan potensinya masing-masing. Disamping itu, jumlah dan keragamannya juga berbeda-beda namun tetap memiliki ciri khasnya masing-masing. Salah satu spot yang seringkali menyedot perhatian para wisatawan adalah air terjun atau lebih dikenal dengan istilah curug.







