PT TJL Cilacap Kecam Keras Kasus Penyiksaan PMI di Malaysia

oleh -40 Dilihat
oleh
img 20260618 wa0005 11zon

CILACAP, Revolusinews.com – Kasus kekerasan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) oleh majikan di Malaysia mendapat respon   pemerintah, dan memantik keprihatinan banyak pihak. Salah satunya dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT. Timuraya Jaya Lestari (TJL) di Cilacap.

Dalam vidio unggahan status WhatsApp, Mukiman, S.H., M.H., Komisaris PT. TJL Cilacap mengutuk dan mengecam keras tindakan majikan yang menyiksa Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Johor Bahru Malaysia. Tampak dalam unggahan, ia menyesalkan peristiwa yang dialami para PMI. Pihaknya minta agar kasus tersebut diusut tuntus hingga pelaku mendapat sangsi hukuman berat. Ke depan ia berharap, bahwa kasus serupa tak lagi menimpa rekan PMI di luar negeri.

“Kepada semua rekan PMI, dimanapun berada, sepekan terakhir ini, saya banyak mendapat kiriman vidio mengenai kasus kekerasan yang menimpa saudara kita yang bekerja di Johor Bahru Malaysia,” ucapnya, dalam vidio status WhatsaApp.

“Sungguh perbuatan tersebut sangat biadab, tidak manusiawi. Saya mengecam, dan mengutuk keras tindakan itu. Saya mendorong Kedubes RI di Malaysia untuk memberi bantuan hukum yang maksimal, sehingga korban memperoleh keadilan, dan para pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai perundang-undangan yang berlaku di Negara Malaysia,” harap Mukiman, Komisaris PT. TJL di Cilacap.

Asesmen menjadi kunci, sebagai momentum atas kasus yang menimpa para PMI, dirinya menghimbau agar semua rekan P3MI untuk bersama mengevaluasi.

“Kepada rekan-rekan P3MI di manapun berada, ini momentum untuk kita bersama-sama, mengevaluasi kerja kita, mitra-mitra kerja kita yang ada di Malaysia, para majikan yang ada di sana, sehingga  ke depan tidak ada lagi kasus yang sama menimpa pekerja migran yang kita tempatkan,” pintanya.

“Bagi rekan calon PMI, yang berniat ingin bekerja di Malaysia, tidak usah kawatir ataupun takut. Selama kalian ikut proses dengan prosedur benar, Insya Allah negara hadir melindungi kalian, di manapun kalian berada. “PMI Hebat Negara Kuat,” tutup Mukiman, mengakhiri.

Beredar sebelumnya rekaman vidio interogasi brutal disertai kekerasan massal yang dilakukan majikan terhadap Pekerja Migran Indonesia. Dari hasil rekaman yang diposting melalui Facebook tersebar luas, hingga memicu kemarahan, dan kecaman keras dari netizen Indonesia maupun Malaysia.

Berkat laporan korban dan vidio viral, Departemen Investigasi Kriminal Kontingen Johor (DIKKJ) bersama Kepolisian Johor Bahru Malaysia bertindak cepat menggerebek rumah pelaku, dan menangkap 4 orang majikan para korban.

Kini, kasus tersebut mendapat perhatian, dan respon positif dari pihak pemerintah Indonesia. Kementrian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus mengawal penanganan kasus kekerasan yang dialami para Pekerja Migran Indonesia (PMI) sampai tuntas, hingga korban mendapat keadilan, pelindungan, dan kepastian yang mempunyai kekuatan hukum tetap.