INDRAMAYU, Revolusinews.com – Relawan Wani Indramayu yang diketuai H Sukenda SKep Ners mengurus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Mr X yang kondisinya tidak bisa jalan berada di samping Jalan Jangga Trisi Desa Pegagan Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Rabu (1/3/2023).
ODGJ Mr X laki-laki berusia sekira 20 tahun itu dievakuasi dengan mobil pick up ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu dan juga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang mana sebelumnya Mr X dibawa ke Puskesmas Cemara untuk pemeriksaan secara medis dan diberikan surat penghantar yang ditujukan ke Dinsos Indramayu.
H Sukenda SKep Ners bersama rekannya saat berada di Puskesmas Cemara didampingi pihak Kesos Kecamatan Losarang H Warno, selesainya Mr X tersebut diperiksa oleh petugas Puskesmas dan diberikan surat pengantar, kemudian Relawan Wani Indramayu membawa Mr X ke Dinsos Indramayu.
Setibanya di Dinsos Indramayu, sebagian mereka menunggu di area parkir mobil untuk menjaga Mr X dan sebagian lagi masuk ke ruang kantor. Mereka di dalam ruangan ditemui oleh staff Dinsos Indramayu. Selesainya dari pihak Relawan Wani Indramayu memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan serta memberikan surat pengantar dari Puskesmas Cemara, oleh staff Dinsos Indramayu diterima kemudian bersama mereka membawa Mr X ke RSUD Indramayu guna diperiksa secara medis.
Guna mengetahui identitas Mr X, dari pihak Dinsos Indramayu menghubungi Disdukcapil Indramayu, setelah itu staff Dinsos kembali ke kantor. Beberapa kemudian, 3 (Tiga) orang pegawai Disdukcapil pun datang ke ruang IGD dengan membawa seperangkat alat perekam retina mata. Mr X yang berada di ruang IGD tersebut oleh pegawai Disdukcapil dengan dibantu perawat RSUD serta pihak Relawan, langsung dilakukan perekaman data melalui identifikasi retina mata Mr X.
Dengan kesabaran dan ketelatenan mereka pun berupaya merekam retina mata Mr X, meskipun membutuhkan beberapa lamanya waktu dikarenakan Mr X berkali-kali tidak mau membuka matanya. Dari hasil perekaman retina mata Mr X tersebut hasilnya tidak terindentifikasi karena Mr X belum pernah dilakukan pendataan administrasi kependudukan. Selesainya itu, ketiga petugas Disdukcapil dan juga Relawan Wani Indramayu meninggalkan ruangan IGD, sedangkan Mr X masih berada di ruang IGD.
H Sukenda SKep Ners mengatakan bahwa pihaknya hanya sebatas membantu dan mendampingi Mr X yang diarahkan ke pihak Dinsos, RSUD dan Disdukcapil.
“Kami hanya semampunya mengevakuasi ODGJ Mr X ke Dinsos, ke RSUD dan berupaya mencari tahu identitas diri Mr X dengan mendatangkan petugas Disduk. Mr X sekarang masih ada di RSUD guna kesehatan, namun kami tetap selalu berkoordinasi dengan Dinsos, Disduk dan RSUD. Tadi juga semisal hasil rekam retina mata Mr X itu ada identitasnya, kami langsung menghubungi pihak keluarganya. Apakah Mr X diantarkan ke asalnya atau dari pihak kelurganya yang menjemput Mr X,” kata H Sukenda SKep Ners.
Masih kata H Sukenda SKep Ners, ODGJ Mr X itu sebelumnya kami temukan di daerah Sindang yang kemudian kami mandikan dan kami bersihkan setelah itu kami bawa ke lokasi tepi jalan Desa Pegagan bersama ODGJ orangtua yang kami sudah berupaya merawat dan sudah diberikan tenda terpal. Namun, karena ada beberapa warga setempat yang menanggapinya maka kami evakuasi Mr X, sementara ODGJ orangtua masih berada di tenda terpal itu.
“Kami pun masih ada kegiatan lainnya, masih ada ODGJ yang masih kami pantau. Untuk ODGJ Mr X itu kan tidak bisa berjalan makanya kami evakuasi. Harapannya sih Mr X segera teridentifikasi untuk segera kami menghubungi keluarganya. Semisal saja belum teridentifikasi, Mr X ditempatkan di rumah singgah Dinsos Indramayu. Berada di RSUD tujuannya agar diberikam obat untuk kesehatannya,” kata H Sukenda SKep Ners mengakhiri pembicaraan bersama RNews.












