‎Revitalisasi SDN Tipar Bernilai Miliaran Rupiah Disorot, Dugaan Ketidaksesuaian Baja Ringan Belum Terjawab

oleh -11 Dilihat
img 20261007 103151 593

SUKABUMI. Revolusinews.com – Proyek revitalisasi SD Negeri (SDN) Tipar yang berlokasi di Kampung Pasirnangka, Desa Mekarnangka, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan.
‎
‎Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga menggunakan material rangka atap baja ringan yang dipertanyakan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan standar yang berlaku. Jumat, (16/10/2026).
‎
‎Sorotan ini mencuat setelah sebelumnya diberitaan mengenai dugaan ketidaksesuaian material baja ringan dalam pekerjaan revitalisasi sekolah yang disebut-sebut bernilai miliaran rupiah.
‎
‎Namun, hingga berita ini kembali diterbitkan, persoalan tersebut belum memperoleh penjelasan yang komprehensif dari pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
‎
‎Sebelumnya, Wawan selaku P2SP menyampaikan bahwa baja ringan yang digunakan bermerek CBF telah dilengkapi garansi serta sertifikasi. Untuk sertifikat baja ringannya sudah dipegang oleh konsultan pengawas dan sudah diserahkan ke Dinas Pendidikan,” ungkap Wawan.
‎
‎Pernyataan tersebut menjadi salah satu informasi penting dalam menelusuri dugaan ketidaksesuaian material. Meski demikian, keberadaan sertifikat dan garansi perlu diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa produk yang terpasang benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dalam dokumen kontrak pekerjaan.
‎
‎Menindaklanjuti persoalan tersebut, awak media berupaya meminta tanggapan dan klarifikasi dari Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasi Sapras) SD Kabupaten Sukabumi melalui pesan WhatsApp, khususnya mengenai kesesuaian material baja ringan yang digunakan dalam proyek revitalisasi SDN Tipar.
‎
‎Namun, hingga berita ini disusun, Kasi Sapras bungkam karena itu belum diperoleh penjelasan yang memadai terkait dugaan tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pemeriksaan material, kelengkapan dokumen teknis, serta fungsi pengawasan yang dijalankan oleh konsultan pengawas dan instansi terkait..
‎
‎Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, kesesuaian material dengan spesifikasi teknis merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mengatur kewajiban pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi.
‎
‎Adapun standar teknis yang relevan perlu ditentukan berdasarkan jenis produk, fungsi elemen struktur, serta desain konstruksi yang digunakan. Karena itu, dugaan ketidaksesuaian baja ringan di SDN Tipar perlu diperiksa melalui dokumen spesifikasi, sertifikat produk, hasil pengujian apabila diperlukan, dan pemeriksaan teknis di lapangan.
‎
‎Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apakah material yang terpasang memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam kontrak dan standar yang berlaku, bukan semata-mata berdasarkan merek atau klaim kelengkapan sertifikat.
‎
‎Fungsi konsultan pengawas dan instansi pelaksana pun patut menjadi perhatian. Pengawasan yang efektif diperlukan untuk memastikan seluruh material yang digunakan sesuai dengan perencanaan, sekaligus mencegah potensi kerugian negara akibat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan.
‎
‎Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Diminta Turun Tangan
‎Atas munculnya dugaan tersebut, untuk melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan.
‎
‎Pemeriksaan diharapkan mencakup kesesuaian material baja ringan dengan spesifikasi kontrak, validitas sertifikat produk, dokumen pengadaan, serta pelaksanaan pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
‎
‎Persoalan ini bukan semata-mata mengenai material bangunan, melainkan juga menyangkut kualitas sarana pendidikan, akuntabilitas penggunaan uang negara, dan keselamatan peserta didik yang kelak menggunakan fasilitas tersebut.
‎
‎Publik pun berhak memperoleh penjelasan yang terang mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi SDN Tipar. Transparansi dan pemeriksaan yang profesional diperlukan agar setiap anggaran negara benar-benar menghasilkan bangunan sekolah yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, dugaan ketidaksesuaian material tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Redaksi tetap membuka ruang bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, konsultan pengawas, pelaksana pekerjaan, maupun pihak terkait lainnya untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.