Saat Pimpin Ngopi Kamtibmas, Kapolsek Tambora Sampaikan 4 Program Utama

oleh -266 Dilihat
oleh
img 20250911 wa0024

JAKARTA BARAT, Revolusinews.com – Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K menyampaikan 4 program utama saat memimpin kegiatan bertajuk Ngopi Kamtibmas bersama warga di Pos Satkamling RW 07, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat Rabu malam (10/9/2025) pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Kapolsek menegaskan pentingnya kolaborasi warga dengan aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat merupakan kunci utama terciptanya wilayah yang aman dan kondusif.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan terciptanya wilayah yang aman, Polri membutuhkan kerjasama masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga Tambora agar tetap kondusif,” ujar Kompol Kukuh di hadapan warga.

Kapolsek juga menyinggung sejumlah kerawanan yang kerap terjadi di wilayah Tambora. Tawuran antarwarga, khususnya yang melibatkan remaja, menjadi salah satu perhatian utama. Ia meminta para orang tua memberi perhatian lebih agar anak-anak tidak terjerumus sebagai pelaku maupun korban.

Selain tawuran, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kebakaran akibat kelalaian instalasi listrik juga menjadi sorotan. Kapolsek Kukuh mengimbau warga menambah kunci ganda pada kendaraan serta memastikan instalasi listrik dan kompor dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.

“Faktor utama kebakaran adalah penggunaan instalasi berlebihan, terutama menumpuk stop kontak pada satu colokan. Ini harus diwaspadai bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Tambora juga menyampaikan 4 program utama dari Kapolda Metro Jaya yang harus dipedomani jajaran kepolisian hingga ke tingkat masyarakat, yaitu:
1. Jaga Lingkungan – mendorong pencegahan dini di ruang publik.
2. Jaga Warga – pelayanan cepat, inklusif, dan tuntas.
3. Jaga Aturan – penegakan hukum profesional dan transparan.
4. Jaga Amanah – penguatan integritas, disiplin, dan solidaritas internal.

Sejumlah tokoh masyarakat, mulai dari ketua RW, LMK, hingga karang taruna, turut menyampaikan aspirasi dan keluhan. Ketua RW 07, Nurcahyo, mengungkapkan adanya kasus pencurian kendaraan bermotor hingga dua kali menimpa salah satu rumah ketua RT. Ia menyebut warganya berinisiatif mendirikan pos pantau di pinggir kali Jalan Tanah Sereal Raya sebagai langkah preventif.

Sementara itu, Ketua RT 08, Asep, mempertanyakan apakah identitas pelapor akan dirahasiakan ketika menyampaikan informasi kepada kepolisian. Pertanyaan ini muncul karena warga khawatir akan ada intimidasi dari pihak tertentu.

Ketua Karang Taruna RW 07, Aldi, menyoroti peran generasi muda dalam membantu kepolisian memberantas tawuran dan narkoba. Ia menanyakan bentuk kolaborasi yang bisa dilakukan karang taruna bersama aparat.

Di sisi lain, keterbatasan personel satkamling juga menjadi catatan penting. Ketua RT 01, Dadang, menuturkan pernah melihat gerombolan pemotor melintas dengan membawa senjata tajam. Ia meminta patroli kepolisian lebih rutin dilakukan di wilayah RW 07.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Kukuh menekankan bahwa kepolisian siap menerima laporan dari siapa pun, termasuk dari PPSU maupun karang taruna. Ia memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan.

“Kami mohon informasi sekecil apa pun terkait gangguan kamtibmas. Jangan ragu melapor. Identitas pelapor akan kami lindungi,” ucapnya.

Acara Ngopi Kamtibmas ini dihadiri berbagai unsur, antara lain Kanit Binmas Polsek Tambora Iptu Agus Sudrajat, Panit Binmas Iptu Yulianto Setiawan, Kapolsubsektor Ketapang Ipda Rusli, perwakilan lurah, jajaran ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pengurus PKK, karang taruna, hingga personel Citra Bhayangkara.

Situasi kegiatan berlangsung aman dan terkendali, sekaligus mencerminkan komitmen bersama antara kepolisian dan warga untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Tambora.