CIAMIS, Revolusinews.com – Kepala Desa Mekarmukti Asep Ari secara resmi menggelar perayaan pergantian tahun baru Islam 1448 H di ruang terbuka taman Alun alun Desa Mekarmukti Mukti kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Selasa malam ?16/07/2026).
Suasana malam di taman tersebut berubah menjadi lautan cahaya,dan menjadi pusat keramaian yang hidup dengan suara gema takbir dan lantunan shalawat di hiasi dengan obor obor bambu yang menyala dan ini merupakan wujud syukur atas pergantian tahun baru Islam sekaligus melestarikan budaya leluhur yang sarat nilai nilai luhur.
Rangkaian acara selain pembagian Santunan untuk 38 anak yatim ,di isi dengan Pawai obor di lepas langsung oleh Kepala Desa Mekarmukti dan Camat Cisaga Osep Hernandi S Sos.,S Kep ,M Kes, dengan rute melintasi dusun Sukamenak dan Cisaga kolot Kemabli ke tempat semula dan puncak acara yang paling ditunggu dan menjadi daya tarik utama adalah pertandingan tradisi legendaris yakni Permainan Bola Api.
Permainan bola api menggunakan bola yang terbuat dari batok kelapa tua yang telah dikeringkan dan direndam dalam minyak tanah agar mudah terbakar namun awet saat ditendang.
Para pemain yang mayoritas merupakan pemuda dan santri dari Desa Mekarmukti tersebar di 4 Dusun tampak bersiap dengan semangat. Mereka mengoleskan minyak kelapa ke telanjang kaki dan sebagian tubuh, sebuah tradisi turun-temurun yang dipercaya dapat melindungi dari panas api dan luka bakar. Tidak ada rasa takut yang terlihat di wajah mereka, yang ada hanya rasa percaya diri dan keyakinan kuat.
Ketika peluit tanda dimainkan dibunyikan, sorak sorai penonton langsung menggema. Bola api itu saling ditendang, dioper, dan dikejar dari satu sisi ke sisi lain lapangan. Di bawah sorotan cahaya bulan dan obor, bola yang menyala itu bergerak laksana meteor yang melayang di udara. Meski tampak berbahaya, permainan ini berlangsung dengan penuh sportivitas dan kekompakan. Tidak ada teriakan kesakitan, yang terdengar hanyalah pekik semangat dan tawa bahagia para pemain.
Kepala Desa Mekarmukti Asep Ari Alias Kang Ibro dalam kesempatannya mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata. “Bagi kami, bola api saat 1 Muharram memiliki makna yang dalam. Api melambangkan cobaan hidup dan tantangan zaman, sedangkan mereka yang memainkannya melambangkan umat Islam yang harus berani, teguh, dan tidak gentar menghadapi segala rintangan, sebagaimana semangat perjuangan umat Islam pada masa lalu,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali persaudaraan antar warga. Di tengah kesibukan dan perbedaan, tradisi ini menjadi momen penyatu yang kuat.
“Obor dan bola api tak hanya menerangi jalan dan lapangan, tapi juga menyemangati hati seluruh warga desa mekarmukti dengan harapan yang baru, Saya berkomitmen akan terus menjaga tradisi ini,dan berencana akan mengembangkan agar semakin menarik dan dikenal luas sebagai identitas budaya desa mekarmukti yang kaya nilai Agama dan persatuan” pungkasnya
Dio akhir kegiatan Tokoh Masyarakat Desa Mekarmukti Drs H Suryanta memberikan Apresiasi penuh dan berharap tradisi ini terus di jaga dan di turunkan kepada generasi penerus ,agar nilai keberanian ,kebersamaan dan ketaqwaan yang terkandung di dalamnya tetap nyala,layaknya Obor dan bola api yang terus bergulir di malam yang gelap.
“Permainan bola api ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni atau olahraga tradisional, melainkan bukti nyata bagaimana budaya dan agama dapat berpadu indah, menciptakan perayaan yang tak hanya meriah, tetapi juga mendidik dan menguatkan jati diri bangsa,” tutupnya






