Sinergi Ekosistim Ekonomi Syariah Menuju Pusat Ekonomi Syariah Dunia

oleh -344 Dilihat
img 20260305 wa0127 11zon

TANGERANG, Revolusinrws.com – BPKH bersama NT Corp mengadakan seminar  Nusantara Sharia Economic Forum 2026, mengusung tema  “Sinergy ekosistim ekonomi syariah menuju pusat ekonomi syariah dunia” , bertempat di Ballroom NT Tower Jakarta, Rabu (04/03/2026).

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Feri Juliantono, S.E, Ak,Msi memaparkan tentang Ekonomi Syariah Global dimana Belanja Konsumen Muslim dunia pada thn 2023 mencapai nilai USD 2,43 Triliun dan diproyeksikan pada tahun 2028 akan mencapai nilai sebesar USD 3,36 Trilliun. Sementara Aset Keuangan Syariah Global sebesar USD 4,93 Trilliun.

Indonesia memiliki posisi strategis dengan penduduk sekitar 267 juta jiwa dan 87% didalamnya merupakan penduduk Muslim. Sektor unggulan yang sedang berkembang dan akan terus dikembangkan meliputi Halal food, Modest Fashion, Parawisata ramah muslim, Farmasi dan Kosmetik halal.

Diakhir sambutannya, Fery Juliantono menjelaskan peran Koperasi dalam perekonomian syariah yakni sebagai pendorong keadilan ekonomi melalui transaksi yang halal dan transparan, mendorong kemandirian ekonomi umat dan sebagai lembaga pembiayaan mikro tanpa riba serta mendukung pengembangan UMKM halal melalui akses rantai pasok ( suplay chain ) halal.

Rangkaian acara diskusi panel dipandu oleh moderator Tascha Liudmila  dan hadir sebagai pembicara dalam dskusi panel yang bertajuk ” Inovasi industri syariah sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi” adalah:

  • Kepala BPJPH , Haikal Hasan
  • Staf ahli Kemenpar RI , Masruroh
  • Ketua umum PPHI, Riyanto Sofyan
  • Ketua Indonesia Halal Lifestyle Centre, Sapta Nirwanda
  • Direktur Bisnis dan kewirausahaan Syariah, Putu Rahwidyasa

Moderator Tascha Liudmila  menyimpulkan bahwa Inovasi dalam industri syariah telah berkembang pesat dan kini bertransformasi menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia, didukung oleh ekosistem halal yang kuat dan teknologi digital. 

Beberapa inovasi industri syariah sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi diantaranya:

  • Sertifikasi Halal Digital: Penggunaan teknologi digital dalam sertifikasi halal mempercepat proses dan memperluas jangkauan UMKM, meningkatkan daya saing global.
  • Modest Fashion: Menjadi salah satu motor baru ekonomi syariah, di mana Indonesia memimpin industri fashion muslim dunia.
  • Food and Beverage (F&B) Halal: Penguatan rantai pasok halal nasional, berfokus pada potensi pasar domestik dan ekspor.

NUSHAF 2026 berlangsung secara khidmat dengan akhir rangkaian acara berupa santunan anak Yatim dan buka puasa bersama.

No More Posts Available.

No more pages to load.