SERANG, Revolusinews.com – Berawal dari status WhatsApp salah satu karyawan yang menanyakan tanggal gajian namun mendapatkan ancaman dari owner perusahaan es krim Mixue yang berada di Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.


Atas ancaman tersebut, Faisal selaku orang tua dari karyawan perusahaan es krim Mixue tersebut tidak terima dan akan menempuh jalan hukum yang berlaku.

Salah satu karyawan itu bernama Villa yang mendapatkan ancaman dari perusahan tersebut mengaku selama dua tahun di perusahan tersebut gaji selalu tidak full.
“Gaji seperti bulan Maret 2026 belum terima sama sekali, bulan Februari dibikin dua kali pembayaran,” ungkap Villa kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).
Sementara itu, Ketua Umum LSM Abdi Gema Perak, Repiana menyampaikan ke awak media akan melaporkan permasalah ini kepada yang bersangkutan.
“Kami akan segera melaporkan hal ini diantaranya gaji karyawan tidak UMR dan tidak ada BPJS,” tutupnya.











