CILACAP, Revolusinews.com – Sebanyak 9 balita di Desa Bantarsari dan 24 balita stunted di Desa Kamulyan Kecamatan Bantarsari diberikan makanan tambahan oleh kader posyandu dan TP PKK, Senin (16/1/2023).
Hal ini bertujuan agar anak yang berpotensi stunting (stunted) bisa diperbaiki gizinya melalui PMT (Pemberian Makanan Tambahan).
Sebelumnya, masing-masing anggota TP PKK bersama dengan kader Posyandu melakukan pengolahan bahan makanan bergizi untuk PMT. Menu hari pertama untuk balita stunted di Desa Bantarsari adalah Nasi Tim/Nasi Lembek, Sup Ikan Gabus dan Cah Jamur. Sementara untuk balita di Desa Kamulyan diberikan Nasi, Sop Salmon, Oseng Welok (Labu Siam) dan Wortel serta sebagai tambahan ada buah pisang dan minuman susu fermentasi.
Pemberian Makanan Tambahan ini akan dilakukan selama 90 hari hingga bulan April mendatang dan nantinya akan dilakukan Pentak (Penimbangan Serentak) setiap 15 hari untuk dipantau perkembangan berat badan anak yang stunted.
“Jadi ini makanan kami kasih 90 hari kedepan ya bu, untuk makan siang. Usahakan makanannya habis agar anak dapat asupan gizi yang cukup,” Khomsiyatun salah satu anggota PKK Desa Bantarsari kepada orangtua balita stunted.
Pemberian makanan tambahan (PMT) di Kecamatan Bantarsari dilaunching oleh Sekretaris Camat Bantarsari Wagino yang dihadiri oleh dr. Erna dari Puskesmas Bantarsari, Pokja TP PKK Kecamatan cipari Alrina, Kepala Desa Bantarsari dan Kepala Desa Kamulyan, Ketua TP PKK Desa Bantarsari dan Desa Kamulyan, Kader Posyandu, sejumlah pejabat dan staf Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cilacap serta tamu undangan lainnya.








