CILACAP, Revolusinews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya meminta lanjutan pembangunan pasar dengan kontrak Rp48,72 miliar diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi serta menekankan pentingnya memastikan sistem proteksi kebakaran berfungsi dengan baik.
Seperti diketahui, renovasi lanjutan Pasar Kroya, Kabupaten Cilacap telah mencapai progres fisik 86,514 persen pada minggu ke-28. Capaian itu melampaui target rencana sebesar 84,927 persen atau lebih cepat 1,587 persen dari jadwal.
“Pasar ini menjadi penopang utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, penyelesaiannya harus dikawal agar tepat waktu dan sesuai spesifikasi,” ujarnya saat meninjau pembangunan Pasar Kroya, Rabu (14/10/2026)
Ammy mengingatkan agar kejadian kebakaran yang pernah terjadi di kawasan pasar Cilacap tidak terulang. Menurut dia, sistem keselamatan perlu diperhatikan sejak pembangunan, termasuk memastikan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia di lokasi yang mudah dijangkau serta sistem pemadam kebakaran berfungsi sesuai ketentuan.
Menilai Pasar Kroya memiliki peran strategis bagi perekonomian wilayah timur Cilacap. Kawasan tersebut direncanakan menjadi salah satu pusat pertumbuhan atau kota satelit yang mendukung perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri kreatif.
Penataan wilayah Cilacap, kata Ammy, akan dilanjutkan pada 2027 untuk mendorong pemerataan pembangunan antara kawasan timur dan barat. Setiap kawasan akan dikembangkan sesuai potensi masing-masing.
Sementara itu, Camat Kroya Kusnadi berharap renovasi pasar dapat selesai sesuai masa kontrak sehingga operasional bisa dimulai pada Desember 2026 atau Januari 2027. Ia juga berharap dinas terkait dan paguyuban pedagang menyiapkan penataan pasar agar kegiatan perdagangan berjalan tertib dan kondusif.
Proyek renovasi lanjutan ini dikerjakan oleh Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Tengah melalui kontraktor PT Armada Hada Graha–PT Reka Esti Utama, KSO. Kontrak ditandatangani pada 2 April 2026 dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender hingga 27 November 2026.
Pasar dibangun di atas lahan seluas 13.978 meter persegi dengan luas bangunan 14.904 meter persegi. Gedung utama dirancang tiga lantai yang menampung kios, los kering, dan kantor pengelola pasar.






