CILACAP, Revolusinews.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) saat ini menjadi salah satu pilar penting dalam percepatan pembangunan perdesaan. Sebab di dalamnya mengusung semangat gotong royong seluruh komponen masyarakat mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur lainnya.
Hal tersebut ditegaskan Pj. Bupati Cilacap M. Arief Irwanto dalam Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis (22/8/2024).
Arief mengungkapkan, dukungan dan sinergi yang terjalin dengan baik terbukti mempercepat realisasi pembangunan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap. Saya menyampaikan terimakasih kepada jajaran Kodim, Lanal, Polresta, dan semua yang bahu membahu membantu kemajuan dalam peningkatan infrastruktur di Kabupaten Cilacap,” ujar Arief.
TMMD Sengkuyung Tahap III telah menyelesaikan sejumlah kegiatan fisik. Yakni pembangunan perkerasan jalan usaha tani dengan panjang 1.520 meter dan lebar 2,5 meter. Pembangunan talud jalan menggunakan U Ditch dengan panjang 80 meter, tinggi 0,6 meter, dan lebar 0,5 meter.
Pembangunan gorong-gorong dengan box culvert di dua titik, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 3 unit. Selain itu, TMMD juga melaksanakan kegiatan non fisik. Antara lain pelayanan pengobatan gratis, KB Posyandu dan Posyandu lansia.
Kemudian perizinan pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak, Paket Three In One Akta Kematian Ber-NIK. Upacara penutupan yang dipimpin oleh Letkol Inf. Andi Yuliazi, Komandan Kodim 0703 Cilacap, memiliki tema “Dharma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”.
Program TMMD, sebagai bagian dari inisiatif bakti TNI, fokus pada mempercepat pembangunan infrastruktur di pedesaan dan daerah terpencil, sejalan dengan komitmen Kodam IV Diponegoro untuk menyebarkan pembangunan secara merata di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Cilacap.












