Usai Tawuran, 7 Remaja Dibina Melalui Pesantren Kilat

oleh -1093 Dilihat
oleh
img 20250611 wa0067

JAKARTA BARAT, Revolusinews.com – Sebanyak tujuh remaja berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Tambora usai terlibat aksi tawuran di Jalan Terate Raya RW 03 Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (8/6/2025) dini hari.

Aksi cepat aparat kepolisian berhasil meredam potensi bentrokan lebih luas sekaligus menyelamatkan para remaja dari risiko luka maupun tindakan main hakim sendiri.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami mengatakan, bahwa langkah tegas ini tetap mengedepankan pendekatan pembinaan.

“Kami tidak hanya mengamankan, tapi juga mengarahkan. Ketujuh remaja ini kami beri pembinaan melalui pesantren kilat selama tujuh hari,” jelas Kompol Kukuh.

Pembinaan yang dilakukan tidak hanya fokus pada kedisiplinan jasmani, tetapi juga penanaman nilai-nilai spiritual dan moral.

Para remaja dibina di lingkungan Polsek Tambora melalui program “Pesantren Kilat Polri”, yang berisi kegiatan keagamaan, refleksi diri, serta pendidikan karakter.

Selama 7 hari, para remaja mengikuti kegiatan seperti salat berjamaah, pengajian, tausiyah, senam pagi, dan diskusi nilai-nilai kebangsaan.

Mereka juga diminta menuliskan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa, serta meminta maaf kepada orang tua mereka masing-masing.

“Kami ingin mereka pulang ke rumah bukan sebagai pelaku tawuran, tapi sebagai anak yang lebih baik. Tawuran bukan solusi, tapi justru merusak masa depan,” kata Kapolsek Kukuh.

Upaya ini menjadi bentuk pendekatan humanis dan preventif dari Polri dalam menangani kenakalan remaja, sekaligus mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.

No More Posts Available.

No more pages to load.