Oleh : Dede Farhan Aulawi
RevolusiNews.com – Sorgum (Sorghum bicolor) adalah salah satu tanaman pangan penting dunia yang dikenal karena toleransinya terhadap kondisi iklim ekstrem, terutama kekeringan. Tanaman ini telah menjadi sumber karbohidrat utama bagi jutaan orang di Afrika, Asia Selatan, dan sebagian Amerika Latin. Dalam beberapa dekade terakhir, minat terhadap sorgum semakin meningkat karena potensinya sebagai alternatif pangan, pakan ternak, dan bahan baku bioenergi.
Seiring berkembangnya ilmu pemuliaan tanaman, berbagai varietas sorgum unggul telah dikembangkan di berbagai belahan dunia. Pada kesempatan ini, saya akan mengulas beberapa varietas sorgum terbaik di dunia berdasarkan produktivitas, adaptasi lingkungan, dan manfaat multifungsionalnya.
Varietas Sorgum di India: CSH Series dan CSV Series
India adalah salah satu produsen dan konsumen sorgum terbesar di dunia. Negara ini telah menghasilkan banyak varietas unggul melalui lembaga seperti Indian Council of Agricultural Research (ICAR). Dua seri varietas yang terkenal adalah :
– CSH Series (Composite Sorghum Hybrid): Varietas seperti CSH-14 dan CSH-16 dikenal karena hasil bijinya yang tinggi dan ketahanannya terhadap penyakit. CSH-16, misalnya, mampu menghasilkan 5-6 ton/ha dalam kondisi optimal.
– CSV Series (Sorghum Variety): CSV-15 dan CSV-17 dikenal baik untuk lahan kering karena memiliki toleransi kekeringan dan umur panen yang relatif pendek.
Varietas Sorgum di Amerika Serikat: BMR dan Sweet Sorghum
Amerika Serikat memanfaatkan sorgum tidak hanya untuk pangan dan pakan ternak, tetapi juga untuk produksi bioetanol. Varietas unggul dari AS antara lain :
– Brown Midrib (BMR) Sorghum: Varietas ini dikembangkan khusus untuk pakan ternak karena kandungan seratnya rendah dan lebih mudah dicerna. Contoh varietas BMR adalah BMR-6 dan BMR-12.
– Sweet Sorghum: Varietas seperti ‘Keller’ dan ‘Theis’ digunakan untuk produksi sirup dan bioetanol karena kandungan gula batangnya yang tinggi.
Varietas Sorgum di Afrika: Seredo dan Tegemeo
Afrika, sebagai tempat asal sorgum, memiliki kekayaan genetik yang sangat besar. Di wilayah ini, sorgum dikembangkan untuk menghadapi tantangan seperti kekeringan, hama, dan tanah marginal.
– Seredo (Kenya): Varietas ini dikembangkan oleh ICRISAT dan dikenal karena toleransinya terhadap kekeringan dan ketahanannya terhadap burung serta penyakit seperti Striga.
– Tegemeo (Tanzania): Cocok untuk lahan semi-arid dan menjadi pilihan petani kecil karena stabilitas hasil dan adaptasinya yang baik.
Varietas Sorgum di Tiongkok: Liaoza Series
Tiongkok menggunakan sorgum secara luas untuk industri minuman keras (baijiu), sehingga varietas dengan kandungan pati tinggi dan kualitas fermentasi baik sangat dihargai.
– Liaoza 5 dan Liaoza 10: Varietas ini terkenal karena hasilnya tinggi dan kualitas bijinya cocok untuk penyulingan. Selain itu, varietas ini juga memiliki ketahanan terhadap penyakit lokal.
Varietas Sorgum di Indonesia: Numbu dan Super-1
Meskipun bukan tanaman utama di Indonesia, sorgum mulai mendapat perhatian sebagai alternatif ketahanan pangan nasional. Beberapa varietas lokal telah dikembangkan :
– Numbu: Memiliki rasa netral dan cocok sebagai pengganti nasi. Produktivitasnya bisa mencapai 5 ton/ha.
– Super-1: Dikenal sebagai varietas serbaguna yang dapat digunakan untuk pangan, pakan, dan bahan baku industri.
Dengan demikian, sorgum adalah tanaman masa depan yang dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan global. Berbagai varietas sorgum terbaik di dunia telah menunjukkan keunggulan masing-masing dalam hal produktivitas, adaptasi iklim, dan manfaat ekonomis. Dari CSH-16 di India hingga Seredo di Afrika dan BMR di Amerika Serikat, sorgum membuktikan dirinya sebagai tanaman yang fleksibel dan tangguh. Investasi dalam penelitian dan pengembangan varietas sorgum, terutama di negara-negara tropis dan sub-tropis, akan sangat penting untuk mencapai sistem pangan yang berkelanjutan dan resilien.






