Wali Murid Keluh Dugaan Pungli Perpisahan dan Tebus Ijazah di SMA Negeri 1 Pamarayan

oleh -404 Dilihat
oleh
img 20260514 wa0021
Foto panggung acara perpisahan/pelepasan siswa Kelas XII di SMA Negeri 1 Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten. (Dok. Wahyu Ceko RNews)

SERANG, Revolusinews.com – Acara pelepasan siswa Kelas XII di SMA Negeri 1 Pamarayan Kabupaten Serang menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa kegiatan tersebut tetap digelar secara meriah meski telah ada imbauan dari Pemerintah Provinsi Banten agar tidak mengadakan perpisahan mewah yang membebani orang tua siswa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelepasan siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Pamarayan sebanyak 382 siswa dalam kegiatan yang dikemas dengan tema tasyakuran itu disebut melibatkan iuran wali murid sebesar Rp 250.000,- per siswa. Jika dijumlahkan mencapai angka yang sangat fantastis untuk mengadakan sebuah acara pelepasan yakni Rp 95.500.000,- (sembilan puluh lima juta lima ratus ribu rupiah).

Selain itu, menurut keterangan salah satu wali murid SMA Negeri 1 Pamarayan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, selain harus membayar iuran harus menyediakan uang sejumlah Rp 180.000,- untuk menebus ijazah.

“Iurannya Rp 250 ribu buat acara perpisahan, terus buat nebus ijazah Rp 180 ribu,” singkatnya kepada wartawan pada Kamis (14/5/2026).

Sungguh miris, di tengah himpitan ekonomi yang sulit masih banyak orang yang demi kepentingan pribadi/kelompok rela mengorbankan masyarakat. Publik juga mempertanyakan seperti apa pertanggungjawaban dari hasil uang yang dikumpulkan.

Ironisnya, himbauan Pemerintah Provinsi Banten yang jelas menegaskan larangan bagi SMA, SMK Negeri untuk menyelenggarakan kegiatan perpisahan atau wisuda yang menimbulkan biaya tinggi dikangkangi demi pundi pundi rupiah yang sangat tinggi tanpa menghiraukan himbauan dan beban finansial orang tua siswa.

Langkah tindakan tegas inspektorat dan kepolisian dalam hal ini sangat dinanti oleh setiap wali siswa khususnya di SMA Negeri 1 Pamarayan Kabupaten Serang Banten untuk keberlangsungan dunia pendidikan yang baik dan meringankan masyarakat untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

No More Posts Available.

No more pages to load.