Grand Opening Water Boom Petarukan, Barang Pengunjung Hilang Tanpa Tali Asih

oleh -23 Dilihat
img 20260627 wa0066
Foto Ilustrasi: Rae Kusnanto/RNews – Suasana Grand Opening Aquatic Mewah Water Boom di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/6/2026), dipadati pengunjung yang didominasi ibu-ibu bersama anak-anak untuk menikmati hari pertama dibukanya wahana wisata air tersebut.

PEMALANG, Revolusinews.com – Grand Opening Water Boom di Jl. Raya Tegalmlati, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/6/2026), berlangsung meriah. Peresmian destinasi wisata baru yang berada tidak jauh dari Kampus ITB Adias itu dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie, jajaran Muspika Petarukan, serta ratusan pengunjung.

Di tengah ramainya suasana pembukaan, seorang pengunjung dilaporkan kehilangan tas berisi sejumlah barang berharga saat sedang mengawasi anaknya bermain di area kolam. Insiden tersebut langsung menjadi perhatian para pengunjung yang berada di lokasi.

Peristiwa ini memicu sorotan publik terhadap sistem keamanan Aquatic Mewah Water Boom. Pengunjung menilai pengamanan di area kolam masih minim karena belum tersedia CCTV. Selain itu, muncul dugaan wahana wisata yang baru dibuka dengan HTM Rp15.000 tersebut belum memberikan perlindungan asuransi bagi pengunjung. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola mengenai hal itu.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, petugas keamanan membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Tas milik korban diketahui berisi telepon genggam, STNK sepeda motor, kartu ATM, serta uang tunai.

“Korban merupakan warga Karangasem berinisial AL. Ia datang bersama anak-anaknya untuk menikmati wahana kolam renang yang baru dibuka. Saat ini korban masih berada di dalam bersama pihak manajemen untuk mencari solusi,” ujar petugas keamanan kepada awak media.

Saat ditanya mengenai keberadaan kamera pengawas, petugas keamanan mengakui area kolam belum dilengkapi CCTV. “Belum ada CCTV di sana, sehingga kami kesulitan mencari bukti atau melacak pelaku,” ungkapnya.

Korban mengaku tas miliknya diletakkan tidak jauh dari tempat dirinya berdiri mengawasi anak. Namun ketika ia bergegas menghampiri sang anak di kolam, tas tersebut ditinggalkan hanya beberapa saat. Saat kembali ke lokasi semula, tas beserta seluruh isinya telah hilang sehingga membuat korban mengaku kecewa.

Peristiwa tersebut memicu sorotan dari para pengunjung. Mereka menilai sistem keamanan di kawasan Aquatic Mewah Water Boom masih sangat minim, terlihat dari belum tersedianya kamera CCTV di area kolam serta terbatasnya petugas keamanan yang berjaga. Menurut mereka, pengelola sebagai pemilik dan penanggung jawab kawasan wisata perlu segera memperkuat pengamanan, termasuk menambah personel keamanan, memasang CCTV di titik-titik strategis, serta meningkatkan standar pelayanan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

Sementara itu, Direktur Aquatic Mewah, Aditiya Rohmat, didampingi ibunya saat ditemui awak media sekitar pukul 14.00 WIB, menyatakan pihaknya belum dapat memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami korban. “Karena ini baru pembukaan, kerugian tersebut belum menjadi tanggungan kami,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen masih melakukan komunikasi dengan korban untuk mencari penyelesaian.

No More Posts Available.

No more pages to load.