Warga Berharap Mendes PDT Tinjau Kerusakan Jalan di Desa Leuwibalang

oleh -408 Dilihat
img 20241222 wa0178 11zon

PANDEGLANG,Repolusinews.com – Kondisi jalan di Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, sangat memprihatinkan dan kembali menuai sorotan banyak pihak, Minggu (22/12/2024).

Kondisi semakin parah dan memprihatinkan ketika musim hujan tiba. Anak-anak sekolah harus menenteng sepatu saat melintasi jalanan yang rusak dan becek tersebut. Begitu juga dengan kendaraan roda empat yang akan mengangkut hasil bumi, sangat kerepotan lantaran jalanya rusak parah.

Lebih miris lagi saat ada warga yang sakit harus menempuh jarak hingga belasan kilometer menuju Puskesmas terdekat. Lebih repot lagi bagi warga yang sakit keras, harus ditandu menggunakan bilah bambu dan kain sarung.

“Akibat kondisi jalan yang rusa berat, meski sudah mendapat sentuhan pembangunan, warga masih saja harus merasakan ekstrimnya saat melewati ruas jalan tersebut. Bukan hanya kesulitan akses pendidikan, tapi juga ekonomi dan kesehatan, ungkap Misra warga Desa Leuwibalang juga salah satu anggota Lembaga Gerakan Hak Asasi Manusia Nusantara (Gerahamtara) Kabupaten Pandeglang.

Senada Ketua Ivestigasi Lembaga Gerahamtara Kabupaten Pandeglang Adi Suaradi Yuliana mengatakan, Kesulitan yang dirasakan masyarakat seperti akses kesehatan, hasil ekonomi semakin hancur, harga hasil bumi kalau diambil hanya dapat cuma untuk upah kuli pikul saja, karena yang angkut hasil bumi harus menempuh 8 Km jalan desa.

Lanjut Adi Suardi Yuliana, jalan tersebut adalah merupakan jalan milik Pemerintah Kabupaten Pandeglang, akan tetapi sudah puluhan tahun sepertinya tidak dilirik untuk dilakukan pembangunan.

Kami berharap kepada bapak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, untuk turun ke lokasi, guna melakukan pembuktian kondisi jalan di Desa Leuwibalang yang dikeluhkan warga. “Jika bapak Mendes PDT Yandri Susanto turun ke lokasi, bisa mendengar keluhan warga soal kerusakan jalan yang puluhan tahun luput perhatian dari pemerintah,“ harap Adi Suardi Yuliana.

Kepala Desa ( Kades ) Leuwibalang Sarnata, saat di konfirmasi kepada wartawan membenarkan soal kerusakan jalan tersebut, akan tetapi dari Pemerintahan Desa ( Pemdes ) sedang berupaya membangun melalui anggaran Dana Desa ( DD), itupun yang di realisasikan untuk pembangunanya hanya di titik-titik yang paling parah saja, kata Kades Leuwibalang, Sarnata. (red)